Inflasi CPI Australia turun menjadi 4,0% pada Mei, di bawah perkiraan — tetapi inflasi inti justru meningkat

Inflasi CPI Australia turun menjadi 4,0% pada Mei, di bawah perkiraan — tetapi inflasi inti justru meningkat

Penurunan tajam harga bahan bakar menekan inflasi utama, namun tekanan harga inti tetap kuat sehingga peluang kenaikan suku bunga RBA pada Agustus masih terbuka.

Sumber: Australian Bureau of Statistics (ABS), Reserve Bank of Australia (RBA)

  • CPI Tahunan 4,0% vs perkiraan 4,4%
  • CPI Bulanan -0,7% vs perkiraan -0,3%
  • Trimmed Mean CPI Tahunan 3,6% ↑ dari 3,4% pada April
  • Suku Bunga Tunai RBA 4,35% Tetap pada Juni 2026

Inflasi tahunan Australia melambat menjadi 4,0% pada Mei 2026, lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 4,4% maupun angka 4,2% pada April, menurut data yang dirilis Australian Bureau of Statistics (ABS) pada 25 Juni. CPI bulanan turun 0,7%, mencatat penurunan bulanan terbesar dalam sejarah, terutama akibat anjloknya harga bahan bakar kendaraan sebesar 11,9%. Penurunan ini dipicu oleh pemangkasan cukai bahan bakar oleh pemerintah federal dari 52,6 sen menjadi 20,6 sen per liter mulai 1 April, serta melemahnya harga minyak dunia.

Meski inflasi utama melambat, tekanan inflasi inti justru meningkat. Trimmed Mean CPI, yang menjadi ukuran inflasi pilihan Reserve Bank of Australia (RBA), naik menjadi 3,6% secara tahunan dari 3,4% pada April, dan tetap berada di atas target inflasi RBA sebesar 2–3%. Inflasi sektor perumahan bertahan di 6,5%, sementara tarif listrik melonjak 21,1% dibandingkan tahun lalu setelah berakhirnya program subsidi pemerintah. Inflasi harga pangan juga meningkat menjadi 3,3% dari 2,8% pada bulan sebelumnya.

Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga acuannya di 4,35% pada pertemuan Juni dengan keputusan yang diambil secara bulat. Meski demikian, bank sentral tetap mempertahankan bias pengetatan kebijakan dan menegaskan akan mengambil langkah tambahan jika diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke target. Dalam Statement on Monetary Policy Mei 2026, RBA memperkirakan inflasi inti akan tetap berada di atas 3% hingga akhir 2027. Pelaku pasar kini menantikan data CPI Juni yang akan dirilis pada akhir Juli menjelang keputusan suku bunga RBA berikutnya pada 11 Agustus. Setelah data inflasi diumumkan, pasangan AUD/USD menguat tipis ke sekitar 0,6960.

Faktor utama penggerak pasar

  • Inflasi utama turun menjadi 4,0%, lebih rendah dari perkiraan.
  • Harga bahan bakar turun tajam setelah pemotongan cukai.
  • Inflasi inti (Trimmed Mean) naik menjadi 3,6%.
  • RBA mempertahankan suku bunga di 4,35% sambil tetap mempertahankan bias pengetatan.
  • Pasar menunggu data CPI Juni menjelang rapat RBA pada 11 Agustus.

Sumber: Australian Bureau of Statistics – Consumer Price Index Mei 2026; Reserve Bank of Australia – Keputusan Kebijakan Moneter Juni 2026 dan Statement on Monetary Policy Mei 2026. Disediakan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi.