Siklus pasar besar berikutnya mungkin bukan milik saham teknologi. Dalam wawancara terbaru, ahli strategi komoditas veteran Jeff Currie berpendapat bahwa investor mungkin memasuki tahap awal supercycle komoditas baru, dengan aset keras seperti emas, minyak, dan pertanian diposisikan untuk mengungguli aset finansial dalam beberapa tahun mendatang.
Pandangan Currie dibangun di sekitar pergeseran modal yang sederhana. Kurangnya investasi bertahun-tahun dalam infrastruktur fisik dan pasokan komoditas telah membuat pasar lebih rentan terhadap kelangkaan, sementara meningkatnya utang pemerintah dan pelemahan mata uang dapat mendorong investor mencari aset dengan nilai nyata.
Emas berada di pusat argumen ini. Currie mempertahankan target jangka panjang 10.000 Dolar/ons, menunjuk pada pembelian bank sentral yang berkelanjutan, de-dolarisasi, dan kekhawatiran yang berkembang atas stabilitas fiskal. Dia juga berpendapat bahwa pasar bull emas saat ini masih memiliki ruang untuk bergerak.

Energi adalah bagian kunci lain dari tesis ini. Currie percaya investor mungkin meremehkan nilai aset energi fisik, terutama karena investasi pasokan tetap terbatas dan risiko geopolitik terus membentuk kembali pasar energi global. Langkah-langkah terbaru oleh perusahaan keuangan besar ke aset minyak fisik juga menunjukkan bahwa kepemilikan komoditas menjadi semakin penting secara strategis.
Bagi para trader, kesimpulan yang lebih besar adalah bahwa cerita komoditas mungkin lebih luas dari sekadar reli jangka pendek pada emas atau minyak mentah. Jika Currie benar, emas, minyak, dan aset keras lainnya dapat tetap menjadi tema pasar penting seiring modal secara bertahap beralih dari pertumbuhan aset-ringan ke ekonomi fisik.
Itu tidak berarti harga akan bergerak naik dalam garis lurus. Pasar komoditas bisa sangat volatil, dan perubahan suku bunga, dolar AS, inventaris, dan permintaan global dapat dengan cepat mengubah gambaran jangka pendek. Namun bagi investor yang mencermati emas dan minyak mentah, tesis Currie mengembalikan cerita pasokan-permintaan jangka panjang ke dalam fokus.
