Minyak Stabil setelah Penurunan Dua Hari — Data EIA dan Pembicaraan di Hormuz adalah Risiko Utama Hari Ini

Minyak Stabil setelah Penurunan Dua Hari — Data EIA dan Pembicaraan di Hormuz adalah Risiko Utama Hari Ini

Minyak mentah Brent naik 0,33% menjadi $79,62 per barel dan WTI bertambah 0,16% menjadi $75,90 pada awal Rabu, stabil setelah Brent menutup Selasa di bawah $80 untuk pertama kalinya sejak 13 Juli — turun lebih dari 5% dalam sehari.

Pemicunya: Qatar mengatakan Selasa bahwa para perantara mencapai kemajuan menuju penghentian perang AS-Iran, meskipun Teheran membantah klaim Presiden Trump bahwa pembicaraan langsung sedang berlangsung. Analis IG mencatat titik utama yang masih menjadi perdebatan tetap apakah Iran mempertahankan kendali parsial atas pelayaran melalui Selat Hormuz — rute yang membawa sekitar 20% aliran minyak dan LNG global sebelum konflik dimulai.

Skala penurunan: Data EIA menunjukkan rata-rata Brent mencapai $85 per barel pada bulan Juni, sudah turun $22 dari Mei dan $32 dari puncak April — serta outlook energi jangka pendek agensi memproyeksikan penurunan lebih lanjut menjadi rata-rata $74 per barel untuk kuartal ketiga tahun 2026 seiring persediaan global bergerak dari penurunan tajam menuju pemulihan.

Katalis hari ini bagi trader:

  1. API read: Persediaan minyak mentah naik sekitar 2,7 juta barel untuk minggu yang berakhir 31 Juli; bensin juga meningkat sementara produk distilasi turun — sinyal campuran menjelang konfirmasi resmi
  2. EIA release: Data persediaan pemerintah dirilis pukul 10.30 pagi ET Rabu — titik data berikutnya yang kemungkinan besar akan memengaruhi harga secara intraday
  3. Jalur diplomatik: Trump dan Amir Qatar berbicara melalui telepon Selasa tentang menyempitkan perbedaan antara AS dan Iran; sinyal terbukanya kembali Selat Hormuz tetap menjadi faktor penentu terbesar bagi kedua indikator ini minggu ini