Data tenaga kerja utama akan dirilis pekan ini, dengan laporan nonfarm payroll bulan Mei yang paling dinanti pada hari Jumat. Lowongan kerja JOLTS (Selasa) dan klaim pengangguran awal (Kamis) akan memberikan sinyal permintaan tenaga kerja sebelumnya.
Para ekonom memproyeksikan penambahan lapangan kerja bulan Mei mencapai 85.000 hingga 90.000, dengan tingkat pengangguran bertahan di 4,3%. Jika sesuai proyeksi, rata-rata tiga bulan penambahan lapangan kerja akan mencapai sekitar 130.000 – tertinggi sejak Desember 2024.

Prospek bervariasi antar lembaga. Data dari Edgen menempatkan beberapa perkiraan di 95.000–105.000, dibandingkan dengan aktual 115.000 lapangan kerja baru di bulan April. ADP menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja mingguan per 9 Mei melambat menjadi 35.800, turun dari 40.750 sepekan sebelumnya.

Pertumbuhan upah adalah ukuran inti dari tekanan inflasi. Jika pendapatan rata-rata per jam melampaui perkiraan, kekhawatiran tentang inflasi yang terus berlanjut akan semakin kuat.
Perubahan Besar dalam Harga Suku Bunga
Ekspektasi pasar obligasi telah berubah drastis sejak awal tahun 2025. Kontrak berjangka dana Fed memperhitungkan potensi kenaikan suku bunga pada pertengahan 2027, sementara probabilitas suku bunga tetap pada pertemuan Juni mendekati 98%.
Gregory Faranello (AmeriVet Securities) mengatakan: “Jika inflasi tetap tinggi dan pertumbuhan lapangan kerja tetap solid, pasar akan mulai memperhitungkan kenaikan suku bunga Fed yang lebih agresif. Satu kali kenaikan tidak akan cukup.”
Imbal hasil obligasi Treasury AS telah rally sejak akhir Februari, memperketat kondisi keuangan setara dengan kenaikan suku bunga 75 basis poin. George Catrambone (DWS Americas) mencatat: “Meningkatnya imbal hasil di semua tenor menciptakan hambatan yang pada akhirnya akan berdampak buruk.”
Dua Skenario Pasar
Jika laporan nonfarm payroll lebih kuat dari perkiraan, peluang Fed untuk menghapus sikap dovish-nya pada pertemuan bulan Juni akan lebih tinggi. Ini akan menjadi pertemuan kebijakan pertama Ketua baru Kevin Walsh, dan dapat mengangkat dolar AS serta imbal hasil Treasury.
Jika data pekerjaan lemah, taruhan pemotongan suku bunga bisa hidup kembali. Namun, PCE inti bulan April naik 3,3% year-on-year. Seperti yang ditunjukkan Edgen, pasar tenaga kerja yang mendingin mungkin belum cukup mengubah sikap Fed di tengah inflasi yang masih terus berlanjut.
Rilis Penting Lainnya (Rabu)
- Indeks Manufaktur ISM: Diprediksi turun tipis ke 52,6 dari 52,7 – masih di zona ekspansi
- Employment ADP: Diperkirakan menunjukkan penambahan 118.000 lapangan kerja di bulan Mei
- Beige Book Fed: Penilaian ekonomi regional terbaru
Kumpulan data ini akan memandu pandangan pasar tentang ketenagakerjaan dan inflasi menjelang pertemuan Fed pada 16–17 Juni.
