Reserve Bank of Australia (RBA) memutuskan untuk mempertahankan Official Cash Rate di level 4,35% pada pertemuan hari Selasa melalui keputusan yang diambil secara bulat. Keputusan ini menandai jeda setelah tiga kali kenaikan suku bunga berturut-turut masing-masing sebesar 25 basis poin pada awal tahun ini.
Sebagai respons awal, pasangan AUD/USD turun 0,27% ke 0,7155, menjadikan Dolar Australia sebagai mata uang dengan kinerja terlemah di antara mata uang utama.
Pesan Utama dari Bullock
Gubernur Michele Bullock menyampaikan nada yang berhati-hati namun tetap cenderung hawkish dalam konferensi pers setelah rapat kebijakan, dan menolak menyatakan bahwa siklus pengetatan moneter telah berakhir.
┌──────────────────────────────────┬──────────────────────────────────────────────┐ │ Tema │ Pandangan Bullock │ ├──────────────────────────────────┼──────────────────────────────────────────────┤ │ Inflasi │ Masih terlalu tinggi; risiko tetap condong │ │ │ ke sisi kenaikan │ │ Kenaikan suku bunga lanjutan │ Tidak dapat dikesampingkan bila diperlukan │ │ Perlambatan ekonomi │ Belum diproyeksikan pada kuartal ini │ │ Pendinginan pasar perumahan │ Terlalu dini untuk dijadikan dasar kebijakan │ │ Pasar tenaga kerja │ Masih "sedikit ketat" dengan tingkat │ │ │ pengangguran 4,5% │ │ Harga minyak / Hormuz │ Masih sesuai dengan proyeksi RBA │ │ Kesepakatan damai Timur Tengah │ "Kabar baik" — terus dipantau dengan cermat │ └──────────────────────────────────┴──────────────────────────────────────────────┘
Mengapa RBA Berhenti Sejenak — Dan Mengapa Jeda Ini Mungkin Tidak Bertahan Lama
Keputusan RBA mencerminkan dilema nyata antara pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi.
Produk Domestik Bruto (PDB) Australia hanya tumbuh 0,3% secara kuartalan (QoQ) pada kuartal pertama, lebih rendah dari perkiraan 0,5% dan melambat tajam dibandingkan 0,9% pada kuartal sebelumnya. Secara tahunan, pertumbuhan ekonomi mencapai 2,5%, juga di bawah ekspektasi 2,7%.
Sementara itu, tingkat pengangguran naik menjadi 4,5%, tertinggi sejak September, sedangkan inflasi bulanan (CPI) melambat menjadi 4,2% pada April dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, inflasi masih berada jauh di atas target RBA sebesar 2–3%, dan Bullock menegaskan bahwa Dewan RBA belum siap mengubah arah kebijakan menjadi lebih longgar.
Ketidakpastian tersebut juga tercermin di pasar. Menurut Reuters, probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan Agustus yang tercermin di pasar kini turun drastis menjadi hanya 22%, dibandingkan sekitar 80% sebulan lalu.
Tiga dari empat bank terbesar di Australia — NAB, CBA, dan ANZ — kini memperkirakan suku bunga acuan akan tetap berada di 4,35% hingga akhir tahun 2026.
Menariknya, NAB sebelumnya menjadi bank pertama yang memperkirakan langkah kebijakan RBA berikutnya pada akhirnya justru bisa berupa penurunan suku bunga, bukan kenaikan.
Strategis Westpac, Imre Speizer, mengatakan:
"Petunjuk-petunjuk kecil mengenai apakah siklus ini benar-benar telah berakhir atau masih berlanjut akan menjadi faktor yang sangat penting bagi pasar dolar Australia maupun dolar Selandia Baru."
Gambaran Teknikal AUD/USD
┌─────────────────────┬────────────────────────────────────────────────────────┐ │ Level │ Signifikansi │ ├─────────────────────┼────────────────────────────────────────────────────────┤ │ 0.7084 │ SMA 100-hari — resistance terdekat │ │ 0.7116 │ SMA 21-hari — hambatan berikutnya untuk pemulihan │ │ 0.7143 │ SMA 50-hari — harus ditembus untuk mengurangi tekanan │ │ │ penurunan │ │ 0.6844 │ SMA 200-hari — support utama; jika ditembus dapat │ │ │ membuka peluang pelemahan lebih dalam │ │ RSI (14-hari) │ Memantul dari area oversold tetapi masih berada di │ │ │ zona bearish │ └─────────────────────┴────────────────────────────────────────────────────────┘
Prospek bagi Trader Asia Tenggara
Bagi trader di Singapura, Malaysia, dan Indonesia, dolar Australia (AUD) tetap menjadi indikator penting bagi sentimen risiko regional dan pergerakan harga komoditas.
Jeda suku bunga RBA yang berkepanjangan di level 4,35% mempersempit selisih suku bunga dengan bank sentral lainnya, sehingga berpotensi mempertahankan tekanan terhadap AUD dalam jangka pendek.
Keputusan suku bunga Federal Reserve pada hari Rabu akan menjadi faktor penting berikutnya. Jika Ketua The Fed Kevin Warsh menyampaikan sikap yang lebih hawkish, dolar AS kemungkinan akan semakin menguat dan memperpanjang tekanan turun pada pasangan AUD/USD.
Perhatikan level SMA 100-hari di 0,7084 sebagai batas teknikal penting dalam jangka pendek.
Perdagangkan CFD AUD/USD di VG Markets dengan spread kompetitif serta liputan langsung seluruh perkembangan kebijakan RBA.
Peringatan Risiko: Perdagangan CFD mengandung risiko yang tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya seluruh modal investasi Anda. Produk yang ditawarkan oleh VG Markets mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Pastikan Anda memahami seluruh risiko sebelum melakukan transaksi.
Sumber: RBA Monetary Policy Statement, Reuters, Westpac (Imre Speizer), ABS, FXStreet.
