Ringkasan Utama
🕊️ Iran menyatakan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sebelum Washington memenuhi semua tuntutannya. Trump menyebut Iran “licik”, harga minyak terus menguat dengan Brent mendekati USD 89 per barel.
📉 Pelaku pasar bersikap waspada menjelang rilis CPI. Kekhawatiran terkait gelembung pendanaan ekosistem AI menekan saham raksasa teknologi. Bursa AS berakhir melemah dalam perdagangan yang bergejolak; S&P 500 turun 0,32%, Nasdaq turun 0,60%.
📊 Data CPI Juli AS akan dirilis hari ini. Konsensus memproyeksikan CPI headline naik 3,4% YoY dan CPI inti 2,5% YoY. Peluang kenaikan suku bunga September telah naik kembali mendekati 50% setelah data non‑farm payroll yang lemah.
I. Tinjauan Pasar
Peristiwa Penting
- 🕊️ Iran mempertegas sikap negosiasi: Tehran menegaskan Selat Hormuz akan tetap tertutup sampai AS memenuhi semua prasyarat. Trump dalam wawancara media menyebut Iran sebagai negosiator licik, menyatakan opsi kebijakan mulai dari tekanan berkelanjutan hingga serangan militer berat.
Pandangan Eksklusif
Negosiasi Selat Hormuz telah berubah dari momentum hampir tercapainya kesepakatan menjadi tuntutan konsesi dari pihak AS terlebih dahulu. Ekspektasi pasar terkait meredanya risiko geopolitik sedang dinilai ulang. Harga minyak menguat dan hampir memulihkan seluruh kerugian minggu lalu.
Data CPI hari ini menjadi penentu utama kebijakan Fed bulan September. Pasar memproyeksikan CPI Juli naik 3,4% YoY dengan perubahan bulanan positif. Pembacaan inflasi yang lebih panas dari perkiraan akan meningkatkan peluang kenaikan suku bunga pencegahan di September. Jika inflasi tetap moderat, ekspektasi suku bunga tetap akan semakin kokoh.
II. Pergerakan Pasar Semalam

— Saham AS: S&P 500 -0,32% pada 7728,20; Nasdaq -0,60% pada 26445,45; Dow Jones -0,34% pada 53791,85. Saham kapitalisasi kecil bergerak berlawanan arah dan naik 0,32%. Kekhawatiran gelembung pendanaan sektor AI menekan perusahaan teknologi besar; Nvidia dan Apple memimpin penurunan.
— Saham Eropa: STOXX 600 +0,01% pada 660,51. DAX +0,26%, CAC 40 -0,13%, FTSE 100 -0,17%.
— Obligasi: Imbal hasil obligasi AS 10 tahun turun kurang dari 1 bps menjadi 4,690%. Imbal hasil 30 tahun tetap di 5,241%. Imbal hasil 2 tahun turun 1,7 bps menjadi 4,222%. Pasar menunggu arah dari rilis CPI.
— Komoditas: Minyak WTI September +1,30% ke USD 83,20/barel; Minyak Brent +1,36% ke USD 88,91/barel. Emas spot -0,50% ke USD 4368,81/oz; Perak -1,63%.
— Valas: Indeks DXY +0,06% pada 99,83; EUR/USD -0,02% pada 1,1540; USD/JPY -0,02% pada 159,27.
— Kripto: BTC -0,52%; ETH +0,49% pada USD 1885,32.
III. Berita Makro
1. 🕊️ Iran: Selat tidak akan dibuka sebelum AS penuhi syarat; Trump menyebut Iran licik
Iran menegaskan Selat Hormuz akan tetap tertutup sebelum AS memenuhi setiap prasyarat. Trump menyampaikan kepada media bahwa Iran adalah negosiator licik, opsi kebijakan meliputi tekanan berkelanjutan atau pembalasan militer skala besar.
Insight: Negosiasi AS‑Iran memasuki fase saling menunjukkan kekuatan, kedua belah pihak berusaha mendapatkan syarat yang lebih menguntungkan untuk kesepakatan akhir. Penguatan harga minyak menunjukkan ekspektasi pasar akan pembukaan cepat selat semakin memudar.
2. 📊 Peluang kenaikan suku bunga September mendekati 50% menjelang rilis CPI
Data non‑farm payroll Juli yang lemah sebelumnya meredam taruhan kenaikan suku bunga, namun pemulihan harga minyak mengangkat peluang kenaikan September kembali ke sekitar 50%. Presiden Fed Cleveland Hammack memperingatkan mungkin dibutuhkan lebih dari satu kali kenaikan suku bunga untuk mendinginkan inflasi. Konsensus memproyeksikan CPI Juli 3,4% YoY, CPI inti 2,5% YoY.
3. 📉 Penjualan rumah bekas AS Juli turun untuk bulan kedua berturut‑turut
Penjualan turun 1,7% MoM menjadi 4,06 juta unit tahunan. Suku bunga hipotek tinggi dan ketersediaan rumah yang terbatas terus mendorong harga rumah naik dan membatasi pembeli potensial.
4. 🇺🇦 Zelenskyy menyerahkan proposal damai Rusia‑Ukraina kepada pemerintah AS
Ia memperingatkan Rusia dapat melakukan mobilisasi massal baru menjelang pemilihan parlemen bulan depan. Sinyal diplomatik masih dipantau setelah pertemuan perwakilan AS dan Rusia di Manila.
5. 🛢️ Rusia percepat pengiriman minyak mentah ke Asia melalui jalur Arktik
Tujuh kargo dengan total sekitar 6 juta barel telah dikirim ke Asia tahun ini, dengan Tiongkok sebagai tujuan utama. Rusia secara aktif membangun rute ekspor alternatif untuk melewati jalur pelayaran tradisional.
IV. Berita Perusahaan
1. 💾 SK Hynix berencana menaikkan kapasitas produksi NAND pabrik di Tiongkok sebesar 50%
Perusahaan memori terus memperkuat jejak operasional di Tiongkok di tengah dinamika geopolitik, mencerminkan taruhan strategis jangka panjang terhadap pasar tersebut.
2. ☁️ Pendapatan kuartal 2 CoreWeave melonjak 112% melampaui perkiraan; backlog pesanan mencapai USD 104 miliar
Permintaan infrastruktur awan AI tetap kuat. Perluasan backlog pesanan secara kuartalan menguatkan narasi pertumbuhan jangka panjang pasar sewa komputasi AI.
3. 📉 Kiwoom menurunkan target harga saham Samsung Electronics dan SK Hynix
Target harga direvisi masing‑masing menjadi 350.000 KRW dan 2.100.000 KRW, peringkat beli tetap dipertahankan. Penyesuaian ini mencerminkan sikap hati‑hati lembaga terhadap pergerakan harga saham jangka pendek.
V. Fokus Hari Ini
· 📊 Data CPI Juli AS: Indikator inflasi krusial. Pembacaan sesuai atau di bawah konsensus 3,4% YoY akan melemahkan ekspektasi kenaikan suku bunga hawkish. Angka yang lebih panas akan meningkatkan peluang kenaikan September.
· 🇩🇪 CPI Jerman Juli: Data inflasi dari perekonomian terbesar Zona Euro.
· 📊 Anggaran Pemerintah AS Juli: Besarnya defisit fiskal.
· 📊 Pengumuman penyesuaian indeks MSCI Agustus: ChangXin Memory dimasukkan secara cepat ke indeks Tiongkok; pantau perubahan lain.
· 🛢️ Perubahan stok minyak mentah mingguan EIA AS: Fondasi penawaran‑permintaan di tengah ketidakpastian Selat Hormuz.
· 🛢️ Laporan Pasar Minyak Bulanan OPEC: Proyeksi permintaan global terbaru.
