VG Markets Unduh

Ringkasan Pagi: Pertengkaran Retorika AS‑Iran Terkait Kendali Selat; PPI Melemah Tekan Peluang Kenaikan Suku Bunga; S&P 500 Cetak Rekor Penutupan Baru

Ringkasan Pagi: Pertengkaran Retorika AS‑Iran Terkait Kendali Selat; PPI Melemah Tekan Peluang Kenaikan Suku Bunga; S&P 500 Cetak Rekor Penutupan Baru

Ringkasan Utama


🕊️ Iran menyatakan Selat Hormuz “berada di bawah kendali dan administrasi Iran”, membantah klaim Trump sebelumnya bahwa AS memegang kendali penuh; terjadilah pertengkaran retorika mengenai kedaulatan perairan.


📊 PPI Juli AS tidak berubah secara bulanan, angka tahunan 4,7% lebih rendah dari 5,5% bulan sebelumnya. Sinyal inflasi yang mendingin disertai biaya energi yang turun semakin menurun peluang kenaikan suku bunga September menurut penetapan pasar.



I. Tinjauan Pasar


Peristiwa Penting

‑ 🕊️ Terdapat perbedaan mendasar antara AS dan Iran terkait siapa yang memegang kendali atas Selat Hormuz. → Minyak WTI ‑2,43% di USD 81,25/barel; Minyak Brent ‑2,15% di USD 87,07/barel.


‑ 📊 PPI yang lebih lemah menekan ekspektasi kenaikan suku bunga: PPI Juli AS tidak berubah MoM dengan pertumbuhan YoY 4,7%, turun dari angka sebelumnya 5,5%. Penurunan harga barang disertai kenaikan harga jasa yang moderat mendorong inflasi mendingin.


Pandangan Eksklusif

Rekor penutupan S&P 500 didorong oleh kombinasi inflasi yang mendingin, penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga, dan ketahanan laba perusahaan. PPI bulanan yang datar memperkuat sinyal moderat dari CPI Juli, pasar sekarang menetapkan skenario dasar pendaratan lunak tanpa kenaikan suku bunga. Meskipun retorika terkait Selat Hormuz meningkat, tidak ada aksi militer baru, sehingga minyak melepaskan sebagian premi risiko geopolitik. Klaim kedaulatan yang saling bertentangan membuat lalu lintas pelayaran normal di selat sulit terwujud dalam jangka pendek.



II. Pergerakan Pasar Semalam

‑‑ Saham AS: S&P 500 +0,65% di 7798,99, melampaui puncak penutupan Jumat lalu; Nasdaq +0,81% di 26803,03; Dow Jones +0,13% di 53839,99.


‑‑ Saham Eropa: STOXX 600 hampir tidak berubah di 659,24. DAX ‑0,12%, CAC 40 ‑0,28%, FTSE 100 ‑0,56%.


‑‑ Obligasi: Imbal hasil obligasi AS 10 tahun ‑5,3 bps menjadi 4,639%; 2 tahun ‑5,7 bps menjadi 4,142%; 30 tahun ‑3,9 bps menjadi 5,208%.


‑‑ Komoditas: Minyak WTI Sep ‑2,43% di USD 81,25/barel; Brent ‑2,15% di USD 87,07/barel. Emas spot ‑1,34% di USD 4350,20/oz; Perak ‑1,43% di USD 64,427/oz.


‑‑ Valas: EUR/USD +0,03% di 1,1527; USD/JPY ‑0,04% di 159,48; GBP/USD ‑0,05% di 1,3485.


‑‑ Kripto: Bitcoin bergerak sideways; Ethereum +0,70% di USD 1891,51.



III. Berita Makro


1. 🕊️ AS dan Iran saling bersilat lidah mengenai kedaulatan Selat Hormuz

Kepala baru pasukan paramiliter Basij Iran menyatakan Selat Hormuz berada “di bawah kendali dan administrasi Iran”. Sehari sebelumnya Trump menyatakan AS memegang kendali penuh atas selat tersebut. Kedua pihak memiliki pandangan yang berlawanan secara fundamental terhadap otoritas maritim.


Insight: Ketegangan retorika meningkat tanpa serangan militer baru, sehingga sebagian premi geopolitik minyak terkikis. Pernyataan kendali penuh yang saling bertolak‑belakang menunjukkan sedikit landasan politik untuk memulihkan pelayaran selat secara penuh dalam jangka pendek.


2. 📊 PPI Juli AS datar MoM, pertumbuhan YoY mendingin menjadi 4,7%

PPI Juli tidak berubah bulanan; data Juni direvisi turun menjadi ‑0,1%. Angka YoY 4,7% turun signifikan dari 5,5% pada Juni. Penurunan harga barang menjadi faktor penarik utama sedangkan sektor jasa mengalami kenaikan moderat.


Insight: PPI bulanan yang datar beserta penurunan angka tahunan mengonfirmasi tren inflasi yang mendingin. Dua cetakan CPI‑PPI berturut‑turut yang moderat telah menurunkan secara material peluang kenaikan suku bunga September.


3. 💴 PM Jepang Sanae Takachi mendorong pengetatan kebijakan BoJ yang lebih cepat, memicu penguatan yen

Laporan menyatakan Perdana Menteri Sanae Takachi mendukung kenaikan suku bunga Bank of Japan yang lebih cepat, memicu penguatan yen secara instan. PPI Jepang Juli naik 7,2% YoY, tetap pada level tinggi.


Insight: Sentimen politik terhadap kebijakan moneter sedang bergeser. Setelah intervensi valas gabungan AS‑Jepang, pembuat kebijakan domestik semakin tidak toleran terhadap kebijakan moneter sangat longgar. Tekanan politik yang berkelanjutan akan meningkatkan peluang kenaikan suku bunga BoJ pada September.



IV. Berita Perusahaan


1. 💰 Saham Workday melonjak hingga 30% atas kabar pembicaraan akuisisi oleh Silver Lake

Saham perangkat lunak perusahaan menguat secara serentak. Workday adalah penyedia SaaS terkemuka untuk perencanaan keuangan dan manajemen SDM. Jika transaksi selesai, ini akan menjadi salah satu transaksi sektor perangkat lunak terbesar tahun 2026.



V. Fokus Hari Ini


· 📊 Penjualan Ritel Juli AS: Ukuran penting ketahanan belanja konsumen; konsensus +0,3% MoM. Data kuat dapat menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga, data lemah akan memperkuat skenario tanpa kenaikan suku bunga.

· 📊 Indeks Kepercayaan Konsumen & Ekspektasi Inflasi Universitas Michigan Agustus: Pantau apakah ekspektasi inflasi rumah tangga ikut mendingin seiring data PPI‑CPI.

· 🇪🇺 PDB Kuartal‑2 Zona Euro (angka final): Mengonfirmasi laju pemulihan ekonomi.

· 🇰🇷 Bursa Korea Selatan meluncurkan perdagangan ETF setelah jam bursa: Tonggak penting pengembangan pasar modal lokal.

· 📊 Rilis berkas 13F SEC AS (berlanjut): Pantau reposisi institusi di sepanjang rantai pasokan AI.