VG Markets Unduh

Ringkasan Pasar Pagi: AS Perluas Sanksi Sekunder terhadap Iran; Harga Minyak & Imbal Hasil Obligasi Jangka Panjang Turun, Dow Naik Dua Hari Berturut‑turut Sementara Nasdaq Tertekan

Ringkasan Pasar Pagi: AS Perluas Sanksi Sekunder terhadap Iran; Harga Minyak & Imbal Hasil Obligasi Jangka Panjang Turun, Dow Naik Dua Hari Berturut‑turut Sementara Nasdaq Tertekan

【Ringkasan Utama】

· 🛢️ Amerika Serikat memperluas sanksi sekunder terhadap Iran guna memutus setiap jalur ekonomi yang menopang Tehran. Harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi jangka panjang AS turun secara bersamaan.


· 📉 Sentimen menghindari risiko mendorong aliran modal keluar dari saham perangkat keras AI, dana beralih ke emas, Bitcoin dan dolar AS. Saham AS menunjukkan divergensi yang tajam.


· 📈 Bitcoin mendekati ambang batas $80.000; emas spot menyentuh $4681 di intraday, level tertinggi dalam hampir tiga bulan.



【I. Proyeksi Pasar】

Peristiwa Penting


‑ AS perluas sanksi sekunder terhadap Iran: Menteri Keuangan AS Bessent mengumumkan operasi “Economic D‑Day”. Perusahaan dan entitas luar negeri yang masih menjalin hubungan dagang dengan Iran berisiko dikeluarkan dari sistem keuangan berbasis dolar. → Minyak WTI -2,35% ke $85,01/barel; minyak Brent -2,35% ke $92,17/barel. Imbal hasil obligasi AS 10‑tahun turun 3,99 bps menjadi 4,698%.


Pandangan Eksklusif


Jika sanksi keras AS sepenuhnya menghentikan ekspor Iran, kesenjangan pasokan global bisa memburuk dalam jangka pendek sebelum terjadi penyeimbangan kembali. Fokus Bessent pada instrumen ekonomi menurunkan risiko eskalasi militer. Perpindahan modal dari saham perangkat keras AI termasuk Nvidia dan saham teknologi indeks Nasdaq menuju aset defensif seperti emas, Bitcoin dan dolar menunjukkan pasar sedang menilai risiko geopolitik yang meningkat sekaligus imbal hasil obligasi jangka panjang yang tetap tinggi.



【II. Pergerakan Pasar Semalam】

‑ Saham AS: Dow Jones +0,26% ke 53417,16; S&P 500 -0,28% ke 7652,86; Nasdaq Composite -0,76% ke 25980,19.


‑ Saham Eropa: Indeks STOXX 600 Eropa stabil di 654,21. DAX Jerman -0,11%; CAC 40 Prancis -0,37%; FTSE 100 Inggris +0,35%.


‑ Obligasi: Imbal hasil obligasi AS 10‑tahun turun 3,99 bps ke 4,698%; imbal hasil 2‑tahun tidak berubah di 4,234%.


‑ Komoditas: Minyak WTI -2,35% ke $85,01/barel; minyak Brent -2,35% ke $92,17/barel. Emas spot +1,05% ke $4651,24/oz, mencapai puncak intraday $4681, level tertinggi hampir tiga bulan. Perak tetap di $68,96/oz.


‑ Valas: Indeks Dolar AS +0,17% ke 98,99. EURUSD -0,15% ke 1,1662; USDCAD +0,57% ke 1,3842.


‑ Aset Kripto: Bitcoin +1,59% ke $78966, mendekati $80000 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Mei. Ethereum +1,54% ke $2430.



【III. Berita Makro Utama】

1. 🛢️ AS perluas sanksi sekunder terhadap Iran, Bessent luncurkan “Economic D‑Day”: Washington memperluas cakupan sanksi sekunder untuk memutus semua jalur ekonomi Iran. Bessent memberikan peringatan akhir kepada mitra global untuk memutus hubungan dagang dengan Iran, jika tidak perusahaan kunci akan dikeluarkan dari sistem keuangan dolar.

Insight: Penggunaan pengusiran dari sistem dolar sebagai alat sanksi menjadi babak baru dalam peperangan keuangan global. Meskipun ekspor Iran bisa semakin tertekan dalam jangka pendek, penurunan harga minyak mencerminkan pasar menurunkan ekspektasi terjadinya eskalasi militer.


2. ⚖️ Negosiasi dagang AS‑Kanada gagal, Trump ancam tarif 50% untuk otomotif Kanada: Kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan. Ancaman tarif mobil meningkatkan ketegangan hubungan perdagangan Amerika Utara.


3. 📊 Survei Reuters‑Ipsos: Dukungan publik AS terhadap aksi militer melawan Iran turun ke level terendah sejak konflik dimulai. Hanya 31% warga AS mendukung operasi militer terhadap Iran, tingkat persetujuan Trump tetap berada di posisi terendah sepanjang sejarah.



【IV. Berita Perusahaan Global】

1. 💾 Nvidia memberitahu klien skala hiper‑scale kenaikan harga server AI lebih dari 15% tahun depan dan mempertimbangkan investasi ke perusahaan pencarian AI Perplexity. Kenaikan biaya chip memori diteruskan ke pelanggan hilir, memperpanjang rantai inflasi perangkat keras AI.


2. 🤖 Model unggulan Anthropic Fable 5 memiliki kinerja penjualan yang lemah. Klien perusahaan enggan membayar harga mahal untuk model AI kelas atas, menandakan sensitivitas harga di lapisan aplikasi AI dan kekuatan penetapan harga model besar mungkin lebih rendah dari perkiraan pasar.



【V. Peristiwa Penting Yang Harus Dipantau】

· 🇦🇺 RBA merilis risalah rapat kebijakan moneter bulan Agustus.


· 🇩🇪 Indeks IFO Iklim Bisnis Jerman bulan Agustus, angka sebelumnya 86,6.