Societe Generale menyoroti bahwa bank-bank yang dikendalikan negara di India telah secara aktif menjual Dolar selama dua hari berturut-turut setelah USD/INR sempat bergerak di atas moving average 50 hari. Laporan tersebut mencatat bahwa faktor-faktor pendukung seperti arus masuk portofolio utang FPI dan harga Minyak serta Emas yang lebih rendah sedang diimbangi oleh repricing hawkish Federal Reserve. Posisi net short USD RBI meningkat tajam pada bulan Mei sebelum langkah kebijakan terbaru.
Bank-bank India Menahan Kekuatan Dolar
"Di Asia, bank-bank yang dikendalikan negara di India secara aktif menjual dolar selama dua hari berturut-turut pagi ini setelah USD/INR sempat kembali di atas EMA 50 hari (95,03) kemarin."
"Angin surut dari arus masuk portofolio utang FPI, harga minyak dan emas yang lebih rendah telah dibatalkan oleh repricing hawkish The Fed."
"Pullback minor kemarin pada yield jangka pendek AS akibat komentar inflasi Warsh diabaikan."
"Data menunjukkan posisi jual neto USD RBI meningkat sebesar $11,4 Miliar menjadi rekor $106,7 Miliar pada bulan Mei sebelum langkah kebijakan yang diumumkan oleh RBI/Kementerian Keuangan awal Juni."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)
