Sterling Melemah karena Data Lapangan Kerja AS yang Lemah Menghambat Dolar Menjelang CPI

Sterling Melemah karena Data Lapangan Kerja AS yang Lemah Menghambat Dolar Menjelang CPI

Sterling sedikit meningkat pada hari Senin karena data tenaga kerja AS yang lemah terus menekan dolar. GBP/USD naik 0,07% menjadi sekitar $1,3503, sementara EUR/USD juga menguat, mencerminkan pergeseran lebih luas dalam ekspektasi suku bunga AS setelah lapangan kerja Juli justru menyusut secara tak terduga dan kenaikan sebelumnya direvisi turun.

Pergerakan sterling sebagian besar didorong oleh dolar, dengan tidak ada rilis data utama Inggris yang dijadwalkan untuk hari Senin. Pasar kini beralih ke laporan CPI AS pada Rabu, yang dapat memberikan sinyal yang lebih jelas apakah Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap sepanjang tahun.

Perkiraan pedagang: Inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan bisa memperkuat melemahnya dolar dan memberikan dukungan tambahan bagi GBP/USD, sementara angka CPI inti yang lebih kuat dapat menghidupkan kembali ekspektasi pengetatan Fed dan membatasi kenaikan sterling. Pedagang mungkin fokus pada inflasi AS dan diferensial suku bunga jangka pendek daripada faktor-faktor spesifik Inggris.