Bitcoin bertahan di atas US$63.000 pada hari Selasa setelah memangkas sebagian kenaikan pada sesi sebelumnya, seiring investor menimbang meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah dan membaiknya permintaan terhadap ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Mata uang kripto terbesar di dunia itu naik sekitar 0,4% ke kisaran US$63.342 setelah sempat menyentuh level US$64.600 dalam 24 jam terakhir.
Sentimen pasar tetap berhati-hati karena kekhawatiran mengenai valuasi AI membebani saham teknologi di Asia. Indeks KOSPI Korea Selatan melemah meskipun prospek laba Samsung Electronics membaik, sementara kontrak berjangka saham AS juga bergerak lebih rendah. Axios juga melaporkan munculnya kembali kekhawatiran terkait keamanan pelayaran di Selat Hormuz, yang menambah kehati-hatian pasar.
Menurut SoSoValue, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih sebesar US$265,7 juta pada hari Senin, setelah arus masuk US$221,7 juta pada 2 Juli, menyusul periode arus keluar bersih pada akhir Juni.
Selanjutnya: Pasar akan mencermati data ekonomi AS, sinyal dari Federal Reserve, dan perkembangan di Timur Tengah.
