Bitcoin (BTC/USD) diperdagangkan di sekitar US$64.767,50, masih mempertahankan struktur teknikal yang bullish pada grafik 4 jam. Namun, harga telah dua kali gagal menembus area resistance US$65.500–US$65.600, sementara volume perdagangan yang menurun mengindikasikan momentum beli mungkin mulai melemah.
Beberapa indikator teknikal masih mendukung tren naik yang lebih luas:
- Harga tetap berada di atas awan Ichimoku (US$63.522–US$64.313)
- SuperTrend masih menunjukkan sinyal bullish dengan area support di sekitar US$62.964
- ADX di level 30,34 menunjukkan tren yang semakin menguat
Di sisi lain, momentum jangka pendek mulai melambat.
MACD baru-baru ini membentuk persilangan bearish, yang mengindikasikan momentum kenaikan mungkin melemah meskipun tren bullish secara keseluruhan masih bertahan.
Level teknikal yang perlu diperhatikan:
- Resistance: US$65.500–US$65.600
- Invalidasi bullish: di bawah US$62.772
- Konfirmasi potensi breakout: di atas US$65.557
- Zona kepadatan transaksi: US$64.300–US$64.900, tempat aktivitas perdagangan relatif tinggi.
Bagi pelaku pasar di Asia Tenggara, volume perdagangan selama sesi Asia umumnya lebih rendah dibandingkan sesi Eropa maupun Amerika Serikat. Likuiditas yang lebih rendah terkadang dapat meningkatkan volatilitas harga jangka pendek di sekitar level teknikal utama.
Secara keseluruhan, Bitcoin masih berada dalam struktur bullish yang lebih luas. Namun, volume perdagangan yang lebih kuat mungkin diperlukan untuk mendukung penembusan resistance secara berkelanjutan.
Data pasar didasarkan pada harga bursa dan indikator teknikal yang umum digunakan. Artikel ini hanya bertujuan memberikan informasi dan bukan merupakan saran investasi.
