Bitcoin turun 1,4% menjadi US$63.305 pada 7 Juli 2026 ketika perkembangan geopolitik di Timur Tengah terjadi bersamaan dengan pelemahan aset-aset berisiko di pasar global.
Menurut pernyataan resmi, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melakukan operasi militer yang melibatkan Iran setelah serangan terhadap kapal tanker minyak komersial di dekat Selat Hormuz. UK Maritime Trade Operations (UKMTO) juga menaikkan tingkat ancaman kawasan menjadi "severe", sementara harga minyak Brent menguat selama sesi perdagangan. Pemerintah Amerika Serikat juga mengumumkan perubahan pada kebijakan lisensi yang berkaitan dengan ekspor minyak mentah Iran.
Menurut SoSoValue, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih sekitar US$265,7 juta pada hari Senin setelah sebelumnya menerima arus masuk sebesar US$221,7 juta pada 2 Juli. Arus dana tersebut mengikuti beberapa pekan sebelumnya yang didominasi arus keluar bersih.
Di pasar aset kripto lainnya, Ethereum turun 1,8% menjadi US$1.773, XRP melemah 3,1% menjadi US$1,11, dan Cardano turun 6,8%. Selama sesi perdagangan, persentase penurunan Bitcoin dan Ethereum lebih kecil dibandingkan sejumlah mata uang kripto utama lainnya.
Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan di Selat Hormuz, arus dana ETF Bitcoin spot Amerika Serikat, serta risalah rapat Federal Reserve bulan Juni. Faktor-faktor tersebut dapat terus memengaruhi pasar aset kripto bersama dengan perkembangan ekonomi makro yang lebih luas.
