EUR/CAD melemah setelah dua hari berturut-turut menguat dan diperdagangkan di sekitar level 1,6220 pada sesi Eropa hari Selasa, karena Euro hanya memperoleh dukungan terbatas meskipun data konsumsi Jerman lebih kuat dari perkiraan.
Data Ritel yang Solid Disambut Sikap Hati-Hati Pasar
Menurut Destatis, penjualan ritel Jerman pada Mei naik 1,1% dibanding bulan sebelumnya dan 1,8% dibanding periode yang sama tahun lalu, melampaui ekspektasi pasar. Data tersebut secara umum dapat mendukung Euro karena mencerminkan ketahanan permintaan domestik.
Namun, dampak positif tersebut diimbangi oleh penurunan harga energi yang mendorong ekspektasi lebih lunak terhadap potensi pengetatan lanjutan oleh Bank Sentral Eropa (ECB). Akibatnya, data ekonomi yang positif hanya memberikan dukungan terbatas bagi Euro.
Prospek Suku Bunga ECB Tetap Menjadi Fokus
Oxford Economics dan Capital Economics menilai suku bunga ECB kemungkinan telah mencapai puncaknya, meskipun ekspektasi pasar masih menunjukkan pandangan yang beragam mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan sebesar 25 basis poin. Data inflasi awal Jerman diperkirakan dapat memberikan gambaran tambahan mengenai arah kebijakan ECB.
Dolar Kanada Masih Dipengaruhi Pergerakan Harga Minyak
Pelemahan Dolar Kanada dapat membantu mengurangi tekanan turun terhadap EUR/CAD karena mata uang tersebut masih menghadapi tekanan akibat harga minyak mentah yang lebih lemah. Sebagai salah satu eksportir minyak terbesar di dunia, Dolar Kanada umumnya memiliki korelasi positif dengan pergerakan harga minyak.
Harga minyak berada di bawah tekanan karena pasar mencermati prospek pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Doha di tengah gencatan senjata sementara yang masih rapuh. Reuters mengutip analis KCM Trade, Tim Waterer, yang mengatakan bahwa pasar tetap berharap pada hasil yang konstruktif, namun masih melakukan lindung nilai sambil menunggu tanda-tanda meredanya ketegangan.
Fokus Pasar
Pergerakan EUR/CAD saat ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu ekspektasi yang lebih lunak terhadap kebijakan ECB dan ketidakpastian di pasar minyak. Data inflasi awal Jerman dapat menjadi pendorong penting bagi Euro dalam jangka pendek, sementara perkembangan pembicaraan di Doha dapat memengaruhi harga minyak dan nilai tukar Dolar Kanada. Pelaku pasar diperkirakan akan terus memantau kedua perkembangan tersebut karena dapat memengaruhi dinamika pasar dalam waktu dekat.
