EUR/USD Bertahan di Kisaran 1,1590 Seiring Kesepakatan Hormuz Mendorong Sentimen Risiko — Keputusan The Fed Menjadi Sorotan
EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,1590 pada sesi Asia hari Selasa, didukung oleh meningkatnya sentimen risk-on setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Euro memperoleh dukungan dari melemahnya dolar AS (USD), namun ruang penguatannya masih terbatas karena hanya tersisa kurang dari 24 jam sebelum Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan suku bunganya.
Kesepakatan Hormuz: Apa yang Telah Disepakati dan Apa yang Masih Diperdebatkan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance menandatangani kesepakatan secara virtual untuk mengakhiri blokade pelabuhan Iran oleh AS serta memulai 60 hari perundingan mengenai program nuklir Iran.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menandatangani perjanjian tersebut atas nama Teheran.
Kabar ini meningkatkan selera risiko pasar dan memberikan dukungan bagi EUR/USD. Namun, sejumlah poin penting masih menyisakan ketidakpastian.
① Sengketa mengenai biaya transit belum terselesaikan
Iran berencana mengenakan biaya bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Di sisi lain, Presiden Trump menegaskan bahwa jalur pelayaran tersebut akan dibuka sepenuhnya dan bebas biaya paling lambat hari Jumat.
Dua pandangan yang saling bertentangan terhadap satu jalur pelayaran utama membuat prospek implementasi kesepakatan masih belum jelas.
② Ancaman aksi militer masih tetap ada
Trump menyatakan pada hari Senin bahwa apabila Iran gagal mencapai kesepakatan nuklir final, Amerika Serikat akan kembali melancarkan serangan militer terhadap Teheran.
Periode negosiasi selama 60 hari kini telah dimulai, dan pasar akan terus memantau setiap perkembangannya.
③ Perusahaan pelayaran masih menunggu kepastian
Menurut Bloomberg, perusahaan-perusahaan pelayaran besar belum mengalihkan kembali rute kapal mereka hingga naskah resmi kesepakatan dipublikasikan dan seluruh ketentuannya diperjelas.
Hal ini menunjukkan bahwa sentimen pasar saat ini masih optimistis dengan kehati-hatian, belum sepenuhnya berubah menjadi bullish.
The Fed Menjadi Faktor Penentu yang Lebih Besar bagi EUR/USD
Arah pergerakan EUR/USD dalam jangka pendek kemungkinan besar akan ditentukan pada hari Rabu, bukan Selasa.
Pasar hampir sepenuhnya memperkirakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%.
Namun, perhatian utama investor tertuju pada nada pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh dalam konferensi pers setelah keputusan diumumkan.
- Jika Warsh bersikap hawkish: USD berpotensi menguat kembali dan mendorong EUR/USD turun dari area 1,1590.
- Jika Warsh bersikap netral atau dovish: USD kemungkinan tetap melemah sehingga EUR/USD berpeluang menguji resistance di atas 1,1600.
Setiap sinyal bahwa Warsh masih ingin mempertahankan bias kebijakan moneter yang ketat, meskipun tanpa kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, kemungkinan akan membatasi potensi penguatan Euro.
Level Penting yang Perlu Diperhatikan
- 1,1600 — Resistance psikologis; batas atas pergerakan intraday yang sedang diuji.
- 1,1590 — Harga saat ini; level pivot untuk jangka pendek.
- 1,1550 — Support terdekat; penembusan di bawah level ini dapat mengindikasikan memudarnya sentimen risk-on.
- Rabu pukul 14.00 ET — Pengumuman keputusan suku bunga The Fed; menjadi katalis utama arah pergerakan EUR/USD.
Prospek bagi Trader di Asia Tenggara
Bagi para trader di Singapura, Malaysia, dan Indonesia, EUR/USD menjadi indikator yang cukup jelas untuk membaca sentimen terhadap dolar AS menjelang keputusan The Fed.
Saat ini pasangan mata uang tersebut mencerminkan dua faktor sekaligus:
- Optimisme yang masih berhati-hati terhadap kesepakatan Selat Hormuz.
- Posisi pasar yang mulai bersiap menghadapi keputusan The Fed.
Karena itu, volatilitas pasar diperkirakan akan meningkat secara signifikan ketika pengumuman The Fed dirilis pada hari Rabu.
Perdagangkan CFD EUR/USD di VG Markets dengan spread kompetitif dan data pasar real-time menjelang keputusan The Fed.
Peringatan Risiko: Perdagangan CFD mengandung risiko yang tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya seluruh modal yang diinvestasikan. Produk yang ditawarkan oleh VG Markets mungkin tidak sesuai untuk semua investor.
Sumber: FXStreet, Bloomberg, CME FedWatch Tool.
