USD/CHF Naik ke 0,7950 karena Ketidakpastian Selat Hormuz Terus Mendukung Dolar AS

USD/CHF Naik ke 0,7950 karena Ketidakpastian Selat Hormuz Terus Mendukung Dolar AS

USD/CHF diperdagangkan di sekitar 0,7950 pada sesi Asia hari Selasa, pulih dari pelemahan moderat pada hari sebelumnya. Dolar AS tetap bertahan kuat karena meningkatnya permintaan aset safe haven secara luas, sementara Franc Swiss (CHF), meskipun juga dikenal sebagai mata uang safe haven, melemah akibat ketidakpastian geopolitik dan data ekonomi domestik yang lemah yang membebani sentimen terhadap CHF.

Mengapa Dolar AS Memenangkan Persaingan Safe Haven?

Nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran telah ditandatangani, tetapi pasar masih belum merasa yakin. Washington dan Teheran belum merilis teks resmi perjanjian tersebut, sementara perusahaan-perusahaan pelayaran besar masih menunda pengalihan rute kapal melalui Selat Hormuz hingga terdapat kejelasan penuh.

Menurut Mehr News Agency, kantor berita semi-resmi Iran, rancangan kesepakatan saat ini menyebutkan bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali dalam waktu 30 hari di bawah pengaturan Iran. Jadwal tersebut bertentangan dengan pernyataan Presiden Trump yang mengatakan bahwa selat akan dibuka kembali pada hari Jumat. Perbedaan informasi ini terus menekan minat terhadap aset berisiko dan mempertahankan permintaan terhadap Dolar AS.

Faktor Utama yang Menggerakkan Pasar

Kurangnya transparansi mengenai Selat Hormuz → Positif bagi USD; permintaan safe haven tetap tinggi karena teks resmi belum dipublikasikan.

Perusahaan pelayaran masih menunggu kepastian → Operator pelayaran utama menunda pengalihan rute kapal, memperpanjang ketidakpastian rantai pasokan dan mendukung penguatan USD.

The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada Rabu (3,50%–3,75%) → Dampak jangka pendek netral; perhatian pasar beralih ke nada pernyataan Ketua Fed Kevin Warsh.

SNB diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga hingga akhir 2026 → Negatif bagi CHF; selisih suku bunga semakin menguntungkan USD.

PPI Swiss turun 1,8% YoY pada Mei → Tekanan deflasi mengurangi urgensi SNB untuk mengambil tindakan.

PPI bulanan Swiss turun 0,4% (di bawah ekspektasi) → Berlawanan dengan perkiraan kenaikan 0,4%, sehingga menjadi faktor negatif tambahan bagi CHF.

Data Swiss Menambah Tekanan terhadap CHF

Indeks Harga Produsen dan Impor Swiss turun 1,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu pada bulan Mei. Meskipun merupakan laju deflasi paling ringan dalam lima bulan terakhir, angkanya masih berada di wilayah negatif.

Data bulanan memberikan kejutan yang lebih besar, dengan penurunan 0,4%, jauh di bawah perkiraan kenaikan 0,4%, sekaligus membalikkan kenaikan 0,8% pada bulan April.

Data tersebut semakin memperkuat ekspektasi pasar bahwa Swiss National Bank (SNB) tidak akan mengubah suku bunga sepanjang sisa tahun 2026. Dengan SNB diperkirakan tetap menahan kebijakan dan tekanan inflasi global akibat harga minyak mulai mereda, daya tarik CHF dari sisi selisih suku bunga pun semakin berkurang.

Menantikan Keputusan The Fed: Semua Mata Tertuju pada Kevin Warsh

Pasar hampir sepenuhnya memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% pada hari Rabu. Namun, fokus utama investor adalah nada pidato Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, dalam konferensi pers setelah keputusan diumumkan.

  • Warsh bernada hawkish → USD berpotensi melanjutkan penguatan → USD/CHF berpotensi naik lebih lanjut.
  • Warsh memberikan kejutan dovish → USD melemah → Momentum kenaikan USD/CHF dapat berbalik tajam.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

  • 0,7950 — Harga saat ini; level pivot intraday.
  • 0,8000 — Resistance psikologis; perhatikan potensi penolakan harga.
  • 0,7900 — Support jangka pendek; jika ditembus dapat membuka risiko penurunan lebih lanjut.
  • Rabu pukul 14:00 ET — Keputusan suku bunga The Fed; katalis utama arah pergerakan pasar.

Prospek bagi Trader Asia Tenggara

USD/CHF mencerminkan urutan prioritas aset safe haven global secara real-time. Ketika Dolar AS menarik arus dana defensif lebih besar dibandingkan Franc Swiss—seperti yang terjadi saat ini—pasangan mata uang ini cenderung bergerak naik.

Bagi para trader di Singapura, Malaysia, dan Indonesia, USD/CHF dapat menjadi indikator yang berguna untuk mengukur kekuatan Dolar AS secara keseluruhan menjelang keputusan penting The Fed pada hari Rabu.

Perdagangkan CFD USD/CHF di VG Markets dengan harga real-time menjelang keputusan suku bunga The Fed.

Peringatan Risiko: Perdagangan CFD mengandung risiko yang tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya seluruh modal yang diinvestasikan. Produk yang ditawarkan oleh VG Markets mungkin tidak sesuai untuk semua investor.

Sumber: Mehr News Agency, FXStreet, CME FedWatch Tool.