EUR/USD Pulih di Atas 1,1500 karena Kesepakatan Iran Meningkatkan Sentimen Risiko, tetapi Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed pada Oktober Membatasi Penguatan

EUR/USD Pulih di Atas 1,1500 karena Kesepakatan Iran Meningkatkan Sentimen Risiko, tetapi Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed pada Oktober Membatasi Penguatan

EUR/USD kembali menguat ke sekitar 1,1515 pada sesi Asia Kamis pagi, dengan Euro menguat terhadap Dolar AS setelah sentimen risiko membaik menyusul penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Presiden Donald Trump dan Iran untuk mengakhiri perang. Fokus pasar kini beralih ke laporan Initial Jobless Claims AS yang akan dirilis pada hari ini.

Kesepakatan dengan Proses yang Jelas

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menandatangani MoU secara elektronik, menurut laporan BBC pada Rabu malam.

Sebelumnya, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan Wakil Presiden AS JD Vance telah lebih dahulu menandatangani dokumen tersebut secara elektronik pada hari Minggu.

Menurut Bloomberg, Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan melakukan penandatanganan resmi di Jenewa pada hari Jumat.

Proses penandatanganan yang dilakukan secara bertahap, alih-alih hanya melalui satu pengumuman, memberikan kredibilitas prosedural yang lebih kuat terhadap kesepakatan tersebut. Hal ini membantu meningkatkan minat terhadap aset berisiko dan mendukung mata uang seperti Euro dalam jangka pendek.

The Fed Meredam Optimisme Pasar

Di sisi lain, Federal Reserve dengan suara bulat memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75% pada rapat pertama yang dipimpin Ketua baru Kevin Warsh.

Para pejabat Fed mengisyaratkan meningkatnya kemungkinan suku bunga tetap tinggi atau bahkan naik lebih lanjut seiring mereka mengevaluasi dampak konflik Iran terhadap inflasi.

Dalam konferensi pers, Warsh menegaskan bahwa "stabilitas harga" akan menjadi prioritas utama kebijakan Fed, menunjukkan fokus utamanya tetap pada pengendalian inflasi.

Reaksi pasar pun sangat jelas. Pasar uang kini sepenuhnya memperkirakan kenaikan suku bunga Fed pada Oktober.

Yang penting bukan hanya sikap hawkish Fed, tetapi juga adanya jadwal waktu yang jelas, sehingga pelaku pasar memiliki acuan konkret dalam membangun posisi perdagangan.

Keputusan mempertahankan suku bunga yang disertai sinyal hawkish tersebut terus menopang Dolar AS dan membatasi ruang penguatan EUR/USD meskipun sentimen membaik berkat kesepakatan Iran.

Dua Kekuatan yang Bergerak Berlawanan

Saat ini EUR/USD dipengaruhi oleh dua faktor utama yang saling bertentangan.

  • Meredanya ketegangan geopolitik mendukung mata uang berisiko seperti Euro.
  • Sebaliknya, ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada Oktober memperkuat Dolar AS.

Dengan kedua faktor tersebut sama-sama aktif, arah EUR/USD selanjutnya kemungkinan besar akan ditentukan oleh data ekonomi yang akan datang, khususnya laporan Initial Jobless Claims.

Jika pasar tenaga kerja AS tetap kuat, ekspektasi kenaikan suku bunga Fed akan semakin menguat. Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat memunculkan keraguan mengenai kemampuan ekonomi AS menghadapi suku bunga yang lebih tinggi.

Mengapa Ini Penting bagi Trader Asia Tenggara?

Sikap Fed yang lebih hawkish dengan jadwal kenaikan suku bunga yang semakin jelas pada Oktober umumnya akan memperkuat Dolar AS terhadap mata uang ASEAN.

Di sisi lain, meredanya ketegangan di Timur Tengah dapat membantu menurunkan tekanan biaya energi bagi negara-negara pengimpor minyak seperti Thailand dan Filipina, sehingga sebagian mengimbangi dampak negatif dari penguatan Dolar AS.

Bagi trader regional yang menggunakan EUR/USD sebagai indikator sentimen risiko global, jendela waktu menuju Oktober kini menjadi acuan penting untuk memantau potensi penguatan Dolar, tidak hanya terhadap Euro tetapi juga terhadap pasangan mata uang lainnya.

Yang Perlu Dicermati

  • Laporan Initial Jobless Claims AS pada hari Kamis.
  • Penandatanganan resmi perjanjian AS-Iran di Jenewa pada hari Jumat.
  • Pernyataan lanjutan dari Kevin Warsh maupun pejabat Fed lainnya yang dapat memperkuat atau justru mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober.

Sumber: BBC, Bloomberg, Federal Reserve.

Pernyataan Risiko: Perdagangan CFD dan valuta asing memiliki tingkat risiko yang tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya seluruh modal yang diinvestasikan. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi.