Pasar keuangan global bergerak hati-hati pada Rabu (1 Juli) karena investor menunggu pernyataan dari para pemimpin bank sentral utama. Forum Perbankan Sentral ECB di Sintra, Portugal, akan menghadirkan Ketua Federal Reserve (Fed) Kevin Warsh, Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde, dan Gubernur Bank of Canada (BoC) Tiff Macklem dalam sebuah diskusi panel yang dijadwalkan dimulai pukul 13.00 GMT.
Selain forum tersebut, pelaku pasar juga akan mencermati data ADP Employment Change dan ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat yang dirilis pada Rabu, sebelum laporan Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Juni diumumkan pada Kamis. Rangkaian agenda tersebut diperkirakan akan memberikan petunjuk tambahan mengenai prospek ekonomi dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Indeks Dolar AS (DXY) bertahan di sekitar level 101,40 setelah mengakhiri tren penurunan selama tiga sesi berturut-turut pada Selasa. Namun, penguatannya berkurang seiring membaiknya sentimen di pasar saham yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Pernyataan terbaru dari para pejabat Federal Reserve juga tetap menjadi perhatian pasar. Presiden Fed Cleveland, Beth Hammack, mengatakan dalam wawancara dengan CNBC bahwa pasar tenaga kerja AS masih berada di dekat kondisi lapangan kerja penuh, sementara inflasi masih berada di atas target bank sentral.
Di sisi lain, perkembangan geopolitik tetap menjadi fokus pasar. Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa Iran dan Qatar akan mengadakan pembicaraan mengenai implementasi kesepakatan antara Teheran dan Amerika Serikat. Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, juga menyatakan bahwa Selat Hormuz merupakan salah satu aset strategis utama Iran dan menegaskan bahwa pembicaraan mengenai kesepakatan final baru akan dimulai setelah ketentuan dalam Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan.
Di pasar valuta asing, USD/JPY naik di atas level 162,80 dan mencapai posisi tertinggi dalam beberapa dekade. Analis ING, Chris Turner, mengatakan pasar kemungkinan akan mencermati libur nasional Amerika Serikat pada 4 Juli sebagai salah satu periode yang berpotensi memunculkan respons resmi dari Jepang apabila volatilitas nilai tukar terus berlanjut. Sementara itu, EUR/USD melemah ke bawah 1,1400, GBP/USD diperdagangkan di bawah 1,3250, sedangkan harga emas bergerak lebih rendah ketika Dolar AS tetap relatif kuat.
Pelaku pasar diperkirakan akan terus memantau pernyataan para pejabat bank sentral serta data ekonomi Amerika Serikat dalam beberapa hari mendatang untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai prospek kebijakan moneter.
