Kontrak berjangka saham Amerika Serikat bergerak lebih tinggi pada perdagangan Eropa hari Selasa setelah penguatan saham teknologi pada sesi sebelumnya. Pelaku pasar juga terus memantau kemungkinan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Doha di tengah kondisi gencatan senjata yang masih rapuh. Futures Dow Jones naik 0,08%, S&P 500 bertambah 0,10%, sementara Nasdaq 100 memimpin kenaikan dengan penguatan 0,20%.
Saham Teknologi Memimpin Kenaikan Pasar
Indeks Dow Jones ditutup pada rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin. Alphabet melonjak 5% setelah resmi bergabung sebagai komponen Dow Jones menggantikan Verizon. Nvidia, Amazon, Meta, dan Tesla juga membukukan kenaikan, sehingga turut menopang pasar secara keseluruhan. S&P 500 naik 1,18% dan Nasdaq 100 menguat 2,07%, menjadi salah satu kinerja harian yang lebih kuat dalam beberapa sesi terakhir.
Perkembangan Geopolitik Tetap Menjadi Perhatian
Prospek dimulainya kembali dialog antara Amerika Serikat dan Iran di Doha memberikan dukungan terhadap sentimen pasar, meskipun kondisi gencatan senjata masih belum sepenuhnya stabil. Harga pasar saat ini mencerminkan meningkatnya ekspektasi terhadap peluang deeskalasi, sambil tetap memperhatikan risiko perkembangan baru.
Prospek Kebijakan The Fed Tetap Menjadi Fokus
Di tengah sentimen positif di pasar saham, ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve masih menjadi faktor penting bagi pasar. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar saat ini masih memperkirakan probabilitas lebih dari 60% bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga pada September. Data ekonomi mendatang diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam membentuk ekspektasi kebijakan tersebut.
Agenda Data Ekonomi Mendatang
Perhatian pasar kini beralih ke laporan ketenagakerjaan ADP pada Rabu dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Kamis. Hasil kedua data tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Fokus Pasar
Pasar saham Amerika Serikat saat ini dipengaruhi oleh kombinasi harapan terhadap meredanya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian mengenai arah kebijakan Federal Reserve. Data ekonomi yang akan datang serta perkembangan pembicaraan di Doha dapat meningkatkan volatilitas pasar dan diperkirakan akan terus menjadi perhatian utama pelaku pasar.
