Harga Emas Naik Tipis Setelah Penurunan Harga Minyak Meredakan Kekhawatiran Inflasi, Namun Ekspektasi Suku Bunga Membatasi Kenaikan

Harga Emas Naik Tipis Setelah Penurunan Harga Minyak Meredakan Kekhawatiran Inflasi, Namun Ekspektasi Suku Bunga Membatasi Kenaikan

Harga emas spot naik 0,6% menjadi US$4.076,80 per ons pada hari Senin, sementara kontrak berjangka emas naik 0,2% menjadi US$4.079,00 per ons, setelah meredanya aktivitas militer antara Amerika Serikat dan Iran menekan harga minyak serta mengurangi kekhawatiran inflasi dalam jangka pendek.

Kenaikan tersebut terjadi setelah rebound pada hari Jumat yang mengakhiri tren penurunan selama dua minggu. Sebagian pemulihan dikaitkan dengan faktor teknikal, sementara para analis menilai sentimen terhadap emas masih berhati-hati di tengah ketidakpastian mengenai kebijakan moneter.

Faktor Penting Lainnya: Pasar Mencerminkan Ekspektasi Suku Bunga yang Lebih Tinggi

Berbeda dengan banyak pertemuan Federal Reserve sebelumnya, keputusan kebijakan minggu ini berlangsung di tengah ekspektasi pasar yang relatif beragam.

Menurut CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan sekitar 62% kemungkinan Federal Reserve mempertahankan suku bunga, sekaligus mencerminkan sekitar 35% peluang kenaikan suku bunga.

Kepala Ekonom Macquarie, David Doyle, memperkirakan The Fed akan mempertahankan kisaran suku bunga 3,5%–3,75% pada pertemuan kali ini, namun menilai bahwa apabila ada penyesuaian kebijakan berikutnya, kenaikan suku bunga masih menjadi kemungkinan yang lebih besar, dengan Desember dipandang sebagai salah satu waktu yang memungkinkan.

Ekspektasi tersebut dapat terus memengaruhi harga emas seiring perubahan ekspektasi inflasi setelah perkembangan terbaru di Timur Tengah.

Konteks Inflasi yang Dipengaruhi Harga Minyak

  1. Harga minyak Brent dan WTI sebelumnya naik sekitar 20% dalam dua minggu terakhir setelah aktivitas militer AS-Iran di sekitar Selat Hormuz.
  2. Jeda terbaru terjadi setelah muncul laporan bahwa Presiden Trump menghentikan eskalasi militer lebih lanjut, sebagian karena kekhawatiran terhadap persediaan sistem pertahanan udara AS.
  3. Serangan sebelumnya terhadap kapal tanker Arab Saudi di dekat Selat Bab el-Mandeb juga meningkatkan kekhawatiran mengenai pasokan energi global.

Peristiwa Penting Minggu Ini

  1. Data PDB Amerika Serikat kuartal kedua
  2. Indeks Harga PCE bulan Juni, ukuran inflasi pilihan Federal Reserve
  3. Pernyataan kebijakan FOMC serta kemungkinan adanya suara yang berbeda dalam rapat
  4. Komentar Ketua Federal Reserve Kevin Warsh, yang belakangan ini menjadi perhatian pasar

Fokus Pasar

Rebound harga emas baru-baru ini terjadi bersamaan dengan meredanya ketegangan geopolitik dan turunnya harga minyak, sementara ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve tetap memengaruhi sentimen pasar. Data inflasi, pernyataan kebijakan The Fed, serta komentar para pejabat bank sentral dapat memengaruhi pergerakan harga emas dalam jangka pendek seiring pasar mengevaluasi prospek suku bunga.