Harga Minyak Melanjutkan Kenaikan di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Kekhawatiran Jalur Pelayaran

Harga Minyak Melanjutkan Kenaikan di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Kekhawatiran Jalur Pelayaran

Harga minyak Brent dan WTI melanjutkan kenaikan pada perdagangan Asia hari Selasa setelah lonjakan kuat pada sesi sebelumnya. Brent naik 2,1% menjadi US$85,01 per barel, sementara WTI menguat 2,1% menjadi US$79,78 per barel, keduanya mencapai level tertinggi sekitar satu bulan.

Perkembangan utama

  1. Menurut Reuters dan pernyataan resmi, Amerika Serikat mengumumkan langkah-langkah keamanan maritim baru yang berkaitan dengan pelayaran yang terhubung dengan Iran, sementara kapal dagang tetap melintas di Selat Hormuz.
  2. Donald Trump mengusulkan biaya transit sebesar 20% untuk kargo yang melewati Selat Hormuz.
  3. Menurut Reuters, pihak Iran melaporkan serangan terhadap aset Amerika Serikat di kawasan tersebut, sementara insiden keamanan lain yang melibatkan kapal di sekitar Selat Hormuz juga dilaporkan.
  4. Otoritas Uni Emirat Arab menyatakan dua kapal tanker diserang di perairan Oman.

Sekitar seperlima konsumsi minyak dunia melewati Selat Hormuz, sehingga perkembangan di kawasan tersebut terus dipantau karena berpotensi memengaruhi pasar energi global.

Kenaikan harga minyak telah memengaruhi sentimen pasar, sementara investor terus menilai implikasinya terhadap inflasi dan prospek kebijakan bank sentral.

Sumber: Reuters; Investing.com.