Ringkasan Valas Global – 25 Juni – Stok minyak AS terendah 40 tahun; yen mendekati tertinggi 4 dekade; sinyal hawkish BOJ

Ringkasan Valas Global – 25 Juni – Stok minyak AS terendah 40 tahun; yen mendekati tertinggi 4 dekade; sinyal hawkish BOJ

📌 Sorotan Pasar Hari Ini


Stok minyak mentah AS turun untuk minggu ke-9 berturut-turut ke level terendah sejak Oktober 1984. SPR mencapai terendah sejak Juni 1983. USD/JPY mendekati 162,00, tertinggi 40 tahun, karena sikap dovish BOJ terus menekan yen. Anggota dewan BOJ Tamura menyerukan untuk menggerakkan suku bunga menuju netral untuk menghindari kenaikan paksa di kemudian hari. Pasar menantikan data PCE AS untuk katalis berikutnya.


🔴 Negatif untuk minyak karena pasokan mengencang tetapi ketidakpastian permintaan tetap ada.


🔴 Yen tetap tertekan karena perbedaan suku bunga melebar.


🟡 Netral untuk USD menjelang data PCE.


🔥 Perkembangan Pasar


USD


- Menteri Keuangan Bessent: Menegaskan kembali dominasi dolar, memuji Warsh karena menghilangkan panduan ke depan → Sinyal kebijakan dolar kuat. Fed menjaga opsi tetap terbuka.


- Defisit neraca berjalan AS Q1 melebar: Defisit perdagangan barang menyempit tetapi pendapatan primer berubah menjadi defisit → Gambaran campuran. Ketidakseimbangan keseluruhan meningkat.


- Stok minyak mentah AS turun untuk minggu ke-9 berturut-turut ke level terendah sejak Oktober 1984. SPR mencapai terendah sejak Juni 1983. → Pasokan mengencang tajam. Sinyal positif untuk minyak.


- Bank-bank Wall Street lulus uji tekanan Fed, membuka jalan bagi dividen miliaran dolar → Bank sehat. Tidak ada risiko sistemik.


- Trump: "Kita membutuhkan suku bunga rendah." → Tekanan politik pada Fed. Pasar mengawasi respons Fed.


Euro


- ECB: Kenaikan harga minyak akibat perang akan mengurangi pertumbuhan GDP kawasan euro sekitar 0,4 poin persentase pada tahun pertama. Suku bunga ECB belum restriktif. → ECB melihat ruang untuk menaikkan. Sinyal hawkish.


- Kepercayaan konsumen Jerman Juli tetap rendah tetapi menunjukkan tanda-tanda stabilisasi → Perbaikan kecil. Yang terburuk mungkin berlalu.


Pound


- Pasar tidak lagi sepenuhnya memperhitungkan kenaikan 25bp suku bunga BOE tahun ini → Repricing dovish. Sterling mungkin tetap tertekan.


Yen


- Aliran mingguan Jepang (hingga 19 Juni): Membeli obligasi asing +1.997 miliar yen; saham asing +4.268 miliar yen; investor asing membeli saham Jepang +4.794 miliar yen; menjual obligasi Jepang -10.573 miliar yen → Investor Jepang membeli aset asing. Investor asing membeli saham Jepang tetapi menjual obligasi.


- Anggota dewan BOJ Tamura: Penting untuk menggerakkan suku bunga kebijakan menuju netral untuk menghindari kenaikan paksa besar di kemudian hari. Jika risiko inflasi naik muncul, mungkin perlu mempercepat langkah kenaikan. → Suara hawkish. BOJ mempertimbangkan pengetatan bertahap.


- Rasio bid-to-cover lelang obligasi 20 tahun Jepang turun ke 2,97, terendah sejak Mei 2025 (sebelumnya 4,01) → Permintaan lebih lemah di lelang. Tanda bahwa pasar obligasi gelisah.


- Yen di level historis terendah dapat menghasilkan $5,8 miliar keuntungan bagi produsen mobil Jepang → Yen yang lebih lemah mendorong keuntungan eksportir. Angin positif untuk saham otomotif.


Lainnya


- Tingkat pengangguran Australia Mei: 4,4% (sesuai dengan perkiraan 4,4%, turun dari 4,5% sebelumnya) → Pasar kerja tetap kuat. RBA mungkin perlu tetap ketat.


- Menteri Ekonomi Malaysia: Pemerintah akan melanjutkan langkah-langkah tepat sasaran berbasis data untuk melindungi pekerja dan mendukung bisnis → Sikap kebijakan yang mendukung.


- Kementerian Perdagangan Thailand: Defisit perdagangan bea cukai Mei $5,71 miliar (perkiraan $6,12 miliar); ekspor diperkirakan terus tumbuh tahun ini → Lebih baik dari perkiraan. Sinyal positif untuk baht.



💡 Analisis Teknis


Sumber: Investing.com – Harga per 25 Juni 2026


EUR/USD – 1,1350


Pasangan ini bertahan di level 1,1350, dengan pasar menantikan data PCE AS untuk arah. Rally dolar berhenti sementara, membantu pasangan bertahan di atas support. Pada grafik harian, harga tetap di bawah SMA Bollinger 20 hari dan di bawah MA 100 hari, menjaga bias yang lebih luas tetap bearish. RSI di 28,3 berada di wilayah jenuh jual, menunjukkan penurunan sudah mencapai titik ekstrem tetapi belum menandakan rebound yang kuat. Support di 1,1350 (Bollinger band bawah). Resistensi di 1,1411 (terendah 13 Maret), 1,1530 (Bollinger band tengah 20 hari) dan 1,1650 (MA 100 hari).


USD/JPY – 161,95


Pasangan ini mendekati 162,00, tertinggi 40 tahun. Sikap dovish BOJ dan perbedaan suku bunga yang lebar terus menekan yen, mengimbangi ancaman intervensi lisan. Tren naik tetap utuh. Resistensi di 162,00 (psikologis, tertinggi beberapa dekade). Penembusan di atas ini akan membuka pintu untuk kenaikan lebih lanjut. Support terlihat di 160,60-160,50 dan 158,72.


🔮 Yang Perlu Dicermati Minggu Ini


- 🇺🇸 Data inflasi PCE AS – kunci untuk ekspektasi Fed

- 🇯🇵 BOJ – akankah pandangan hawkish Tamura mendapat dukungan?

- 🇺🇸 Uji tekanan Fed – dampak dividen bank

- 🇦🇺 Data pekerjaan Australia – reaksi RBA

- 🇹🇭 Data perdagangan Thailand – keberlanjutan pertumbuhan ekspor