USD/CHF Mundur ke 0,7933, Namun Bias Bullish Dolar AS Masih Bertahan

USD/CHF Mundur ke 0,7933, Namun Bias Bullish Dolar AS Masih Bertahan

USD/CHF melemah untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Selasa dan diperdagangkan di sekitar 0,7933 (turun 0,16%), namun masih bertahan di atas level terendah mingguan 0,7921. Koreksi ini terjadi di tengah pelemahan Dolar AS secara luas, yang dipengaruhi oleh korelasinya dengan penurunan harga minyak serta berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Yang terpenting, bias teknikal jangka menengah hingga panjang masih netral hingga bullish, bukan berubah menjadi bearish. Tren naik pasangan ini hanya kehilangan momentum setelah menguji level 0,8000, bukan mengalami pembalikan arah.

Penjual Menguasai Jangka Pendek, Namun Tren Utama Belum Berubah

Indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini masih berpihak kepada penjual, membuka peluang bagi USD/CHF untuk menguji Simple Moving Average (SMA) 200-hari di 0,7906. Jika level ini ditembus ke bawah, harga berpotensi mengarah ke garis leher (neckline) pola Inverse Head and Shoulders di sekitar 0,7878, sebelum menguji SMA 50-hari di 0,7864.

Meski demikian, pelaku pasar juga perlu mempertimbangkan skenario bullish yang masih didukung oleh struktur teknikal saat ini. Jika USD/CHF mampu kembali menembus puncak hari Senin di 0,7968, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju puncak 12 Juni di 0,7976, kemudian ke level psikologis 0,8000.

Apabila berhasil menembus 0,8000 secara meyakinkan, target berikutnya berada di puncak siklus 31 Maret pada 0,8042, sebelum mengarah ke 0,8100.

Keberadaan skenario naik maupun turun yang sama-sama valid inilah yang menjelaskan mengapa USD/CHF masih dinilai mempertahankan bias bullish, meskipun sedang mengalami koreksi. Pergerakan saat ini lebih mencerminkan pullback dalam tren naik, bukan sinyal pembalikan tren yang telah terkonfirmasi.

Mengapa Harga Minyak dan Ekspektasi The Fed Penting?

Pelemahan Dolar AS belakangan ini berkaitan erat dengan turunnya harga minyak, mengingat adanya korelasi historis antara harga minyak mentah dan sentimen terhadap Dolar AS dalam arus modal berbasis komoditas. Selain itu, pasar kini semakin mengurangi ekspektasi bahwa The Fed akan segera kembali menaikkan suku bunga.

Keputusan kebijakan The Fed pada hari Rabu, beserta konferensi pers Ketua baru Kevin Warsh, akan menjadi katalis utama berikutnya.

  • Jika The Fed memberikan sinyal hawkish, USD/CHF berpotensi kembali menguat menuju 0,7968 dan level yang lebih tinggi.
  • Sebaliknya, jika nada yang disampaikan lebih dovish, tekanan jual dapat meningkat dan mendorong harga menguji 0,7906 hingga 0,7878.

Logika Safe Haven Franc Swiss

Franc Swiss (CHF) tetap menjadi salah satu mata uang safe haven yang paling aktif diperdagangkan di dunia, didukung oleh ekonomi Swiss yang stabil, sektor ekspor yang kuat, serta cadangan devisa bank sentral yang besar.

Menariknya, CHF masih memiliki korelasi yang tinggi dengan Euro. Hubungan ini berasal dari periode 2011–2015, ketika Swiss mematok nilai tukar CHF terhadap EUR. Setelah kebijakan tersebut dihentikan, Franc Swiss sempat melonjak lebih dari 20% hanya dalam satu hari. Meskipun sistem patokan tersebut sudah tidak berlaku, ketergantungan perdagangan Swiss terhadap kawasan Euro membuat korelasi antara CHF dan EUR tetap kuat hingga saat ini.

Mengapa Ini Penting bagi Trader Asia Tenggara?

Pergerakan USD/CHF dapat menjadi indikator yang berguna untuk membaca sentimen terhadap Dolar AS secara keseluruhan, yang juga memengaruhi pasangan USD terhadap mata uang ASEAN.

Jika Dolar AS benar-benar memasuki tren pelemahan, tekanan terhadap mata uang regional seperti Baht Thailand dan Rupiah Indonesia biasanya akan berkurang. Namun, struktur teknikal saat ini menunjukkan bahwa masih terlalu dini untuk mengasumsikan pelemahan Dolar akan berlanjut, kecuali USD/CHF menembus di bawah 0,7878.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Keputusan suku bunga The Fed pada hari Rabu dan nada pernyataan Ketua Kevin Warsh.
  • Pergerakan harga minyak.
  • Apakah USD/CHF mampu ditutup di atas 0,7968 atau justru turun di bawah 0,7906. Salah satu dari kedua level tersebut kemungkinan akan menentukan arah pergerakan berikutnya.

Sumber data: Analisis teknikal FXStreet.

Pernyataan Risiko: Perdagangan CFD dan valuta asing memiliki tingkat risiko yang tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya seluruh modal investasi. Materi ini hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan merupakan saran investasi.