USD/JPY stabil di sekitar 162,50 dalam perdagangan Asia Kamis, bertahan di dekat puncak empat dekade. Para trader tetap waspada di tengah ancaman intervensi resmi Jepang yang mengintai, sementara selisih imbal hasil AS-Jepang yang besar mempertahankan perdagangan carry trade yen dan mendasari pasangan ini.
Peluang kenaikan suku bunga Fed diperkuat oleh data payroll swasta yang solid pada hari Rabu, ditambah ketegangan AS-Iran yang masih berlanjut, memberikan dukungan tambahan bagi dolar AS menjelang data NFP kritis.
Pandangan Teknis

Pasangan ini bergerak datar di sekitar 161,80, jauh di atas EMA 20 hari di 160,85; level kunci ini menjaga bias bullish jangka pendek tetap bertahan.
RSI di 76, berada di wilayah jenuh beli yang dalam, menandakan momentum naik yang kuat sudah matang untuk jeda korektif daripada mencapai level tertinggi baru.
- Support: EMA 20 hari di 160,85. Penembusan berkelanjutan akan memicu pullback lebih dalam.
- Resistensi: Penembusan jelas di atas 162,00 membuka target 163,00 dan 164,00.
Katalis Jangka Pendek
Pasar menantikan data nonfarm payroll AS Juni. Angka pekerjaan yang kuat akan mendorong USD/JPY, sementara data lemah akan memicu aksi ambil untung luas. Intervensi mata uang Jepang tetap menjadi faktor kejutan utama.
