USD/JPY Bertahan di Sekitar 161,80 karena Ekspektasi The Fed dan Kekhawatiran Intervensi Mewarnai Sentimen Pasar

USD/JPY Bertahan di Sekitar 161,80 karena Ekspektasi The Fed dan Kekhawatiran Intervensi Mewarnai Sentimen Pasar

USD/JPY diperdagangkan di sekitar 161,80 pada sesi Eropa hari Selasa dan tetap bergerak dalam kisaran yang sempit di bawah level 162,00. Investor saat ini menyeimbangkan ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat dengan perhatian terhadap kemungkinan intervensi di pasar valuta asing oleh otoritas Jepang.

Berdasarkan CME FedWatch, pasar masih memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun ini. Ekspektasi tersebut terus memberikan dukungan terhadap Dolar AS dibandingkan Yen Jepang dan membantu membatasi tekanan penurunan pada pasangan mata uang ini.

Di saat yang sama, pelaku pasar tetap memantau pernyataan dari Kementerian Keuangan Jepang mengenai pergerakan nilai tukar. Otoritas Jepang sebelumnya telah menyampaikan kekhawatiran terhadap volatilitas mata uang yang berlebihan dan pernah melakukan intervensi di pasar valuta asing ketika Yen melemah dengan cepat. Meskipun belum ada level intervensi yang diumumkan secara resmi, investor terus mengamati pergerakan harga di sekitar level tertinggi baru-baru ini.

Fokus penting lainnya pekan ini adalah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang akan dirilis pada hari Kamis. Berdasarkan survei ekonom Bloomberg, penciptaan lapangan kerja diperkirakan mencapai 114.000, sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap berada di 4,3%. Hasil laporan tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve serta arah pergerakan USD/JPY dalam jangka pendek.

Dari sisi teknikal, USD/JPY masih diperdagangkan di atas Exponential Moving Average (EMA) 20 hari di sekitar 160,85, yang menunjukkan bahwa tren kenaikan secara umum masih bertahan. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) telah memasuki area overbought, yang mengindikasikan bahwa kenaikan harga baru-baru ini cukup kuat sehingga volatilitas dapat meningkat apabila muncul katalis baru dari pasar.

Area 160,85 tetap menjadi level support penting, sedangkan 162,00 masih menjadi level resistensi utama. Investor akan mengamati apakah data ekonomi maupun perkembangan kebijakan dalam beberapa hari ke depan mampu memberikan dorongan bagi pasangan mata uang ini untuk bergerak keluar dari kisaran perdagangan saat ini.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Perkembangan kebijakan Jepang

Investor akan terus memantau pernyataan dari otoritas Jepang mengenai pergerakan nilai tukar serta kemungkinan langkah kebijakan berikutnya.

Laporan Nonfarm Payrolls AS (Kamis)

Laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve serta pergerakan Dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.

Data ekonomi Amerika Serikat

Rilis data seperti ISM Manufacturing PMI, ADP Employment Change, dan JOLTS Job Openings dapat memengaruhi ekspektasi pasar menjelang laporan ketenagakerjaan.

Level teknikal utama

Level support berada di sekitar EMA 20 hari pada 160,85, sementara 162,00 tetap menjadi level resistensi utama bagi USD/JPY.