Bitcoin Bertahan di Dekat US$66.000 Saat Revisi CLARITY Act dan Ketegangan Iran Membebani Sentimen Pasar

Bitcoin Bertahan di Dekat US$66.000 Saat Revisi CLARITY Act dan Ketegangan Iran Membebani Sentimen Pasar

Bitcoin turun 0,6% menjadi US$66.004 pada pukul 17:37 ET hari Rabu, bertahan di dekat level tertinggi dalam lima minggu setelah pulih dari posisi terendah sebelumnya berkat kembali menguatnya arus masuk ke ETF Bitcoin spot.

Perkembangan Regulasi – CLARITY Act

Draf revisi CLARITY Act yang beredar pada 22 Juli menunjukkan bahwa pembatasan terkait aktivitas mata uang kripto bagi pejabat federal akan bersifat sementara, bukan permanen, menurut sejumlah laporan. Perubahan tersebut dipandang sebagai kompromi untuk memperoleh dukungan bipartisan yang lebih luas.

Kantor Pemimpin Mayoritas Senat John Thune menyatakan bahwa Senat menargetkan pembahasan rancangan undang-undang tersebut sebelum masa reses pada 7 Agustus, yang menjadi salah satu kesempatan tersisa sebelum agenda legislatif musim gugur dimulai. Partai Republik saat ini menguasai 53 kursi di Senat, sehingga dukungan lintas partai kemungkinan masih diperlukan untuk mencapai ambang batas 60 suara guna melanjutkan proses legislasi.

Perkembangan Geopolitik – Iran

Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan militer untuk hari ke-11 berturut-turut. Minyak Brent ditutup pada US$94,07 per barel, naik 3,4%, sementara West Texas Intermediate (WTI) berakhir di US$86,83 per barel, naik 2,9%.

Harga minyak telah meningkat hampir 30% dalam satu bulan terakhir, yang berpotensi memengaruhi prospek inflasi dan ekspektasi terhadap kebijakan moneter Federal Reserve. Investor terus memantau kenaikan harga energi sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi sentimen terhadap aset berisiko, termasuk mata uang kripto.

Pergerakan Mata Uang Kripto Utama (Sesi yang Sama)

  1. Ether: +0,5% menjadi US$1.933,44
  2. Cardano: +1,3%
  3. XRP: -0,4% menjadi US$1,1418
  4. Solana: -0,1%
  5. BNB: -0,3%
  6. Dogecoin: -0,7%

Fokus Pasar

Pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati perkembangan legislasi terkait CLARITY Act serta pergerakan harga minyak mentah. Kedua faktor tersebut dapat memengaruhi sentimen pasar yang lebih luas dan aktivitas perdagangan aset digital dalam beberapa minggu mendatang, meskipun respons pasar tetap bergantung pada perkembangan kondisi ekonomi dan geopolitik.

Sumber: Investing.com, CoinDesk, Reuters, NBC News, dan Rigzone. Artikel ini disusun hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran investasi. Aset digital memiliki volatilitas tinggi dan mengandung risiko yang signifikan.