Bitcoin kembali diperdagangkan di atas level US$64.000 pada hari Jumat, berada di US$63.900,8 pada pukul 06.35 GMT. Berdasarkan data Investing.com, aset tersebut naik 1,5% secara harian dan berada di jalur untuk mencatat kenaikan sekitar 2% selama sepekan.
Tiga faktor utama yang mendorong pemulihan ini adalah:
- Sinyal meredanya ketegangan: Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran telah menghubungi pihak AS untuk membuka kembali pembicaraan, sehingga membantu meredakan kekhawatiran mengenai potensi konflik yang lebih luas di Timur Tengah, yang sebelumnya mendorong arus dana ke aset safe haven.
- Dukungan dari pasar saham: Indeks Nasdaq Composite naik lebih dari 1% pada hari Kamis, dengan momentum saham teknologi turut mendukung pasar kripto. Bitcoin terus diperdagangkan sebagai aset berisiko tinggi yang sering menunjukkan korelasi dengan sentimen pasar ekuitas.
- Permintaan ETF: ETF Bitcoin spot, yang menjadi salah satu jalur utama bagi investor institusional sejak disetujui pada Januari 2024, tetap memberikan dukungan di tengah ketidakpastian makroekonomi, menurut pengamat pasar.
Altcoin utama juga mencatat kenaikan. Ethereum naik 1,1% menjadi US$1.773,92, XRP bertambah 0,6% menjadi US$1,105, sementara Solana dan Dogecoin masing-masing naik sekitar 0,6% dan 1,4%. Cardano bergerak berlawanan dengan tren pasar dengan penurunan sebesar 2%.
Fokus pasar: Level US$64.000 masih menjadi area resistance penting dalam jangka pendek bagi Bitcoin. Pergerakan yang mampu bertahan di atas level tersebut dapat mendukung momentum kenaikan lebih lanjut, sementara meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tetap menjadi salah satu faktor risiko yang dapat memengaruhi sentimen pasar. Mengingat tingginya sensitivitas pasar kripto terhadap perkembangan geopolitik, para trader disarankan untuk memantau volatilitas pasar dan menerapkan manajemen risiko yang sesuai.
Sumber: Investing.com, Reuters
