Daily Commodities Highlights – July 9, 2026 – Rusia melarang ekspor diesel sementara risiko geopolitik menjaga pasar minyak tetap waspada

Daily Commodities Highlights – July 9, 2026 – Rusia melarang ekspor diesel sementara risiko geopolitik menjaga pasar minyak tetap waspada

📌 What Moves Markets Today


Rusia memberlakukan larangan ekspor diesel hingga 31 Juli, mengencangkan pasokan global. Serangan AS mengenai 90 target pesisir Iran, Tehran mengancam akan menutup Selat Hormuz jika diserang lagi. Brent tetap didukung di sekitar $75-80/bbl karena pasar mempertimbangkan gangguan pasokan versus potensi pemulihan ekspor Teluk.


🔴 Bearish for Oil → Goldman melihat pemulihan pasokan Teluk pada akhir Juli jika pembicaraan pembebasan Iran berhasil.


🟢 Bullish for Oil → Larangan diesel Rusia dan eskalasi militer AS-Iran mengencangkan pasokan jangka pendek.


🟡 Neutral for Gold → Arus keluar ETF membebani tetapi ketidakpastian geopolitik menawarkan dukungan mendasar.


🔥 Quick Takes


🛢️ Energi


- Rusia melarang ekspor diesel hingga 31 Juli → Mengurangi pasokan diesel global, mendukung harga produk olahan.


- Muatan minyak mentah BTC Azerbaijan untuk Agustus mencapai terendah sejak 2008 → Mengencangkan pasokan minyak ringan di Eropa.


- Citigroup mempertahankan perkiraan Brent Q3 2026 di $75/bbl → Melihat pasar seimbang meskipun ada gangguan geopolitik.


- EU akan mengumumkan reformasi pasar karbon pada 17 Juli dengan lebih banyak fleksibilitas industri → Dapat mengurangi biaya kepatuhan bagi produsen.


- India dan Australia berkomitmen memperkuat perdagangan energi → Mendukung aliran produk energi yang stabil di Asia.


- HSBC memangkas perkiraan Brent 2026 menjadi $80/bbl, dengan asumsi ekspor Teluk normal pada akhir September → Risiko penurunan jika gangguan pasokan berlanjut.


- SPR AS mencapai terendah sejak April 1983; inventaris minyak mentah mengakhiri tren penurunan 10 minggu → Sinyal potensi kelonggaran pasokan.


- Goldman memperkirakan pasokan minyak mentah Teluk pulih pada akhir Juli jika pembicaraan pembebasan Iran berlanjut, membutuhkan 6,6 juta bph melalui Hormuz → Volume besar untuk pemulihan penuh.


🥇 Emas & Logam


- Citigroup memperkirakan rata-rata tembaga $14.500/t di Q4 2026 → Kendala pasokan dan permintaan ramah lingkungan mendukung prospek bullish.


- WGC melaporkan arus keluar $8,9 miliar dari ETF emas global pada Juni; arus masuk bersih $8 miliar di H1 → Ambil untung membebani tetapi permintaan jangka panjang tetap positif.


- Cadangan emas Rusia turun enam bulan berturut-turut, di bawah $300 miliar pada akhir Juni → Penjualan bank sentral menambah pasokan emas.


🌍 Geopolitik


- AS menyelesaikan serangan baru terhadap Iran, mengenai sekitar 90 target militer pesisir → Eskalasi meningkatkan risiko infrastruktur energi.


- Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz jika diserang lagi; bersumpah akan pembalasan yang lebih luas → Risiko jalur pasokan utama tetap tinggi.


- Trump menyatakan gencatan senjata sementara AS-Iran berakhir; mungkin memulihkan blokade Hormuz; mengatakan serangan mendorong harga minyak naik sekitar $2/bbl → Pasar menghargai premi geopolitik terbatas.


🔮 Looking Ahead


- Perkembangan AS-Iran: Setiap aksi militer lebih lanjut dapat memicu lonjakan harga minyak.


- Dampak larangan diesel Rusia: Pasar produk olahan global mungkin mengencang dalam beberapa minggu mendatang.


- Data inventaris EIA mingguan: Laporan Kamis akan menunjukkan tren permintaan minyak mentah.


- Reformasi pasar karbon EU: Pengumuman 17 Juli dapat mempengaruhi harga sektor energi.


- Ancaman Hormuz Iran: Setiap upaya gangguan akan sangat mempengaruhi aliran minyak global.