Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan kawasan Euro naik pada 7 Juli karena pasar obligasi mengambil sikap lebih berhati-hati menjelang rilis risalah rapat kebijakan Federal Reserve bulan Juni. Dokumen tersebut menjadi perhatian pelaku pasar setelah bank sentral mempertahankan suku bunga acuannya.
Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik menjadi 4,49%, sedangkan imbal hasil tenor 2 tahun meningkat menjadi 4,13%. Karena harga obligasi bergerak berlawanan arah dengan imbal hasil, kenaikan ini menunjukkan investor melakukan penyesuaian posisi menjelang rilis risalah rapat, bukan semata-mata sebagai respons terhadap data ekonomi baru.
Federal Reserve mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50%–3,75% dalam pertemuan bulan Juni. Ringkasan Proyeksi Ekonomi (Summary of Economic Projections) menunjukkan para pembuat kebijakan masih memantau inflasi dan kondisi ekonomi secara cermat, sehingga mendorong investor mengevaluasi kembali prospek kebijakan moneter. Sementara itu, laporan non-farm payrolls bulan Juni menunjukkan penambahan 57.000 lapangan kerja, lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 115.000.
Di Eropa, Indeks Kepercayaan Investor Sentix bulan Juli yang lebih kuat dari perkiraan mendukung sentimen risiko dan mengurangi permintaan terhadap obligasi pemerintah. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun naik menjadi 2,948%, sedangkan tenor 2 tahun meningkat menjadi 2,54%.
Anggota Dewan Gubernur ECB sekaligus Gubernur Bank of Italy, Fabio Panetta, juga menyoroti tantangan fiskal jangka panjang. Menurutnya, populasi yang menua dan meningkatnya kebutuhan belanja pemerintah dapat menambah tekanan terhadap keuangan publik di Eropa dalam jangka panjang.
Pelaku pasar akan mencermati risalah rapat Federal Reserve bulan Juni untuk memperoleh gambaran lebih lanjut mengenai penilaian para pembuat kebijakan terhadap kondisi pasar tenaga kerja dan prospek ekonomi. Isi risalah tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter ke depan serta pergerakan imbal hasil Treasury AS dan pasar keuangan secara lebih luas.
