EUR/GBP Diperdagangkan di Dekat 0,8560 Seiring Perbedaan Ekspektasi Kebijakan ECB dan BoE Masih Berlanjut

EUR/GBP Diperdagangkan di Dekat 0,8560 Seiring Perbedaan Ekspektasi Kebijakan ECB dan BoE Masih Berlanjut

Euro bertahan di dekat level terendahnya dalam sekitar satu tahun terhadap pound sterling pada Jumat, dengan EUR/GBP diperdagangkan di kisaran 0,8565. Menurut data Trading Economics, pasangan mata uang ini berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan sekitar 0,7%.

Pelemahan euro belakangan ini mencerminkan data inflasi Zona Euro yang lebih lemah dari perkiraan, serta pernyataan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde yang secara umum diinterpretasikan pasar sebagai mendukung prospek kebijakan moneter yang lebih akomodatif.

Sinyal Kebijakan yang Berbeda dari ECB dan Bank of England

Data yang dirilis pada Rabu menunjukkan bahwa inflasi Harmonised Index of Consumer Prices (HICP) di Zona Euro melambat lebih besar dari perkiraan pada Juni, sehingga mengurangi ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut dalam waktu dekat.

Dalam pidatonya di Forum ECB di Sintra, Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan bahwa risiko terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan euro menjadi lebih seimbang, serta menyatakan bahwa dampak inflasi putaran kedua telah berkurang. Pernyataan tersebut secara umum diinterpretasikan oleh pelaku pasar sebagai sejalan dengan ekspektasi bahwa ECB dapat mempertahankan kebijakan moneternya pada pertemuan mendatang.

Sebaliknya, Bank of England (BoE) telah mempertahankan suku bunga acuannya di 3,75% selama empat pertemuan berturut-turut. Pada pertemuan Juni, dua dari sembilan anggota Komite Kebijakan Moneter (Monetary Policy Committee/MPC) memberikan suara untuk menaikkan suku bunga.

Perbedaan suku bunga kebijakan yang mencapai sekitar 150 basis poin tersebut terus memberikan dukungan relatif bagi pound sterling, meskipun pertumbuhan ekonomi Inggris masih tergolong moderat.

Gambaran Teknikal: Bias Penurunan Masih Bertahan, Sementara Momentum Jual Mulai Melambat

EUR/GBP telah melemah selama empat sesi perdagangan berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar 0,8567.

Pada grafik empat jam, Relative Strength Index (RSI) masih berada sedikit di atas area jenuh jual (oversold), sementara MACD tetap berada sedikit di bawah level netralnya.

Indikator-indikator tersebut umumnya diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa tekanan penurunan masih bertahan, meskipun laju pelemahan tampaknya mulai melambat.

Pergerakan harga pada Jumat juga membentuk pola inside day, dengan pasangan mata uang ini masih bergerak di bawah level tertinggi Kamis di 0,8574.

Level-Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Resistensi

  1. 0,8600 – Fibonacci retracement 38,2% dari penurunan selama dua pekan terakhir, sekaligus berdekatan dengan level terendah pada 24 dan 30 Juni.

Support

  1. 0,8546 – Level terendah Kamis.

Apabila pasangan mata uang ini tetap berada di bawah area support tersebut, perhatian pasar dapat beralih ke kisaran 0,8510, yang merupakan level terendah pada akhir Juni 2025. Di bawah level tersebut, area support penting berikutnya berada di sekitar 0,8400.

Mengapa Hal Ini Penting bagi Trader di Asia Tenggara

Data final PMI Zona Euro dan Inggris yang dijadwalkan dirilis pada Jumat diperkirakan akan memberikan gambaran tambahan mengenai kondisi aktivitas sektor manufaktur dan jasa di kedua kawasan.

Dengan ekspektasi pasar terhadap kebijakan ECB dan Bank of England yang masih berbeda, perbedaan suku bunga antara kedua bank sentral tersebut dapat tetap menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan EUR/GBP, di samping data ekonomi yang akan datang dan perubahan sentimen pasar secara keseluruhan.

Analisis teknikal dan data harga mengacu pada FXStreet dan Trading Economics. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi.