Saham Asia Melemah, Harga Minyak Naik setelah Iran Mengklaim Penutupan Selat Hormuz — Data Pelacakan Kapal Memberikan Konteks Tambahan

Saham Asia Melemah, Harga Minyak Naik setelah Iran Mengklaim Penutupan Selat Hormuz — Data Pelacakan Kapal Memberikan Konteks Tambahan

Pasar saham Asia melemah pada hari Senin sementara harga minyak melonjak setelah Iran mengklaim telah menutup Selat Hormuz menyusul serangan terbaru antara AS dan Iran selama akhir pekan. Brent naik 3,3% menjadi US$78,50 per barel dari posisi terendah sebelumnya di US$70,14, sedangkan WTI menguat 3,4% menjadi US$73,83.

Aktivitas pelayaran menjadi perhatian: Pejabat AS mengatakan sekitar 20 kapal telah dikawal melintasi selat tersebut dalam 24 jam terakhir, sementara data pelacakan kapal independen menunjukkan pergerakan kapal yang masih terbatas. Data tersebut memberikan konteks tambahan di samping pernyataan resmi dari kedua pihak.

Pergerakan pasar Asia-Pasifik:

  1. Nikkei 225: turun 1,0% setelah melemah 1,7% pada pekan lalu.
  2. MSCI Asia-Pacific ex-Japan: turun 0,2%.
  3. Kospi: turun 0,4% setelah kehilangan hampir 8% pekan lalu seiring berkurangnya posisi leverage pada saham semikonduktor. Indeks ini tetap menjadi perhatian karena memiliki eksposur yang besar terhadap sektor AI dan semikonduktor.
  4. Futures S&P 500: turun 0,3%.
  5. Futures Nasdaq: turun 0,5%.

Suku bunga dan valuta asing: Kontrak berjangka suku bunga The Fed kini mencerminkan sekitar 34 basis poin pengetatan kebijakan hingga akhir tahun menjelang kesaksian pertama Ketua The Fed Kevin Warsh di Kongres. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 2 basis poin menjadi 4,59%, sementara indeks dolar bertahan di sekitar 101,12. USD/JPY naik 0,1% menjadi 161,96 setelah Menteri Keuangan Jepang mengusulkan agar Government Pension Investment Fund (GPIF), yang mengelola aset sekitar ¥1,8 kuadriliun, meningkatkan alokasi investasi domestik. Para analis menilai bahwa penyesuaian portofolio tersebut kemungkinan akan dilakukan secara bertahap apabila diterapkan.

Perkembangan lainnya: ADR SK Hynix melonjak hampir 14% pada hari Jumat setelah debutnya di Nasdaq yang menghimpun dana sebesar US$26,5 miliar, sekaligus menjadi pencatatan terbesar di AS oleh perusahaan asing. Kinerja tersebut menunjukkan bahwa minat investor terhadap perusahaan semikonduktor berbasis AI masih bertahan meskipun pasar secara umum berfluktuasi.

Agenda berikutnya: Pelaku pasar akan mencermati rilis data CPI AS bulan Juni pada hari Selasa serta kesaksian Ketua The Fed Kevin Warsh untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai inflasi dan ekspektasi kebijakan moneter.

Sumber: Reuters, CNBC