Starlink Menjadi Sorotan setelah Laporan Aktivitas Perang Elektronik Rusia

Starlink Menjadi Sorotan setelah Laporan Aktivitas Perang Elektronik Rusia

Reuters melaporkan pada 7 Juli 2026 bahwa pasukan Rusia telah mengerahkan sistem perang elektronik yang dirancang untuk mengganggu komunikasi satelit Starlink yang digunakan oleh Ukraina selama konflik yang masih berlangsung.

Menurut Serhii Beskrestnov, penasihat Kementerian Pertahanan Ukraina, Rusia telah mengerahkan sistem pengacau bernama Volna Kupol Garant yang dilaporkan mampu memengaruhi komunikasi Starlink dalam area operasional tertentu. Pejabat Ukraina menyatakan bahwa sekitar 10 sistem tersebut telah diidentifikasi.

Pejabat militer Ukraina juga menyatakan bahwa Resimen Sistem Nirawak ke-422 telah melakukan operasi terhadap sejumlah lokasi yang dilaporkan menjadi tempat sistem pengacau tersebut.

Secara terpisah, Rob Lee, peneliti senior di Foreign Policy Research Institute, mengatakan bahwa penggunaan operasi drone oleh Ukraina menjadi salah satu perkembangan penting dalam konflik, seraya menambahkan bahwa kemampuan perang elektronik di kedua pihak terus berkembang.

Perkembangan tersebut semakin menyoroti peran layanan komunikasi satelit komersial dalam konflik modern. Pelaku industri dan pengamat terus memantau perkembangan terkait layanan satelit, pengadaan pemerintah, serta kebijakan regulasi seiring berlanjutnya situasi tersebut.