Bybit Menerbitkan Analisis Internal Kuartal I 2026 Mengenai Eksekusi Spot BTC

Bybit Menerbitkan Analisis Internal Kuartal I 2026 Mengenai Eksekusi Spot BTC

Bybit, bursa aset kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan volume perdagangan, menerbitkan analisis internal yang membandingkan kualitas eksekusi perdagangan spot BTC/USDT pada kuartal pertama 2026.

Menurut laporan tersebut, Bybit mencatat estimasi slippage yang lebih rendah dibandingkan dua bursa lain yang tidak disebutkan namanya. Perusahaan mengaitkan hasil tersebut dengan mekanisme Rapid Price Improvement (RPI).

Cara kerja RPI

Menurut Bybit, pesanan yang memenuhi syarat dapat dipasangkan dengan penyedia likuiditas terpisah yang menawarkan harga di dalam spread bid-ask publik, sehingga harga eksekusi dapat berbeda dari harga yang terlihat pada order book publik dalam kondisi tertentu.

Bybit juga menyatakan bahwa pemeringkatan likuiditas publik umumnya hanya mencerminkan data order book yang ditampilkan dan mungkin tidak mencakup mekanisme price improvement.

Hasil yang dilaporkan

Berdasarkan metodologi internalnya, Bybit melaporkan:

  1. Slippage sekitar 0,01 bps untuk transaksi BTC/USDT senilai US$10.000.
  2. Kedalaman likuiditas US$10,4 juta dalam spread 5 bps.
  3. Kedalaman likuiditas US$15,1 juta dalam spread 10 bps.

Angka-angka tersebut dihitung menggunakan metodologi internal Bybit dan belum diverifikasi oleh pihak independen.

Keterbatasan analisis

Bybit menyatakan bahwa perbandingan dengan bursa lain didasarkan pada data pasar publik dan metode perhitungan yang distandardisasi. Hasil eksekusi aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi pasar, ukuran transaksi, jenis order, dan tingkat volatilitas.