Inflasi Kuartal II Australia Lebih Rendah dari Perkiraan Menjelang Rapat RBA pada 11 Agustus

Inflasi Kuartal II Australia Lebih Rendah dari Perkiraan Menjelang Rapat RBA pada 11 Agustus

Data inflasi kuartal II Australia yang dirilis Australian Bureau of Statistics (ABS) pada Rabu menunjukkan hasil sedikit lebih rendah dari perkiraan pasar, menjelang rapat kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus.

Data utama

  1. Indeks Harga Konsumen (CPI) tahunan naik 4,0% dibandingkan tahun sebelumnya, lebih rendah dari perkiraan 4,1% dan turun dari 4,1% pada kuartal sebelumnya.
  2. CPI kuartalan meningkat 0,6%, di bawah ekspektasi 0,7% dan lebih lambat dibandingkan kenaikan 1,4% pada kuartal pertama.
  3. Trimmed Mean CPI, yang merupakan ukuran inflasi inti pilihan RBA, naik 3,6% secara tahunan, lebih rendah dari perkiraan 3,7% maupun angka pada periode sebelumnya.
  4. Trimmed Mean CPI kuartalan naik 0,8%, sama seperti kuartal sebelumnya namun di bawah ekspektasi pasar sebesar 0,9%.

Pendorong inflasi

  1. Biaya perumahan tetap menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan kenaikan 6,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya harga listrik setelah berakhirnya program subsidi pemerintah serta kenaikan berkelanjutan pada biaya pembangunan rumah baru.
  2. Harga makanan, minuman non-alkohol, dan sektor rekreasi juga turut mendorong inflasi.
  3. Sementara itu, inflasi sektor transportasi melambat seiring turunnya harga minyak dunia dan kebijakan keringanan cukai bahan bakar yang membantu menekan biaya bahan bakar.

Konteks kebijakan

Sebelum data ini dirilis, pasar masih menilai kemungkinan RBA kembali memperketat kebijakan moneter pada rapat 11 Agustus maupun pada sisa tahun ini.

Gubernur RBA Michele Bullock awal pekan ini menyatakan bahwa bank sentral tetap siap memperketat kebijakan lebih lanjut apabila inflasi terbukti tetap tinggi, sambil terus mengevaluasi dampak dari kenaikan suku bunga sebelumnya.

Saat ini, cash rate RBA berada di level 4,35%.

Bagi pelaku pasar di Asia Tenggara

Data inflasi terbaru dapat memengaruhi ekspektasi pasar menjelang rapat kebijakan RBA pada 11 Agustus. Dengan inflasi inti yang masih berada di atas kisaran target 2%–3% milik RBA, keputusan kebijakan selanjutnya diperkirakan akan tetap bergantung pada perkembangan data ekonomi.

Sumber: Australian Bureau of Statistics (ABS), Reuters, FXStreet.