MUFG: Laporan Ketenagakerjaan AS Dapat Menjadi Faktor Penting bagi Prospek Jangka Pendek Dolar AS

MUFG: Laporan Ketenagakerjaan AS Dapat Menjadi Faktor Penting bagi Prospek Jangka Pendek Dolar AS

Lee Hardman, analis mata uang di MUFG, mengatakan bahwa komentar terbaru dari para pejabat Federal Reserve menunjukkan ekspektasi inflasi mulai mereda, sementara para pembuat kebijakan masih terus mengevaluasi prospek kebijakan moneter. Menurutnya, komunikasi terbaru mencerminkan nada yang relatif kurang hawkish dibandingkan sebelumnya, meskipun arah kebijakan selanjutnya tetap bergantung pada perkembangan data ekonomi.

Hardman menilai hal tersebut menjadikan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat sebagai salah satu data ekonomi yang paling penting dalam waktu dekat. Dalam proyeksi valuta asing terbarunya, MUFG memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini hingga sisa tahun 2026. Namun, ia juga menyatakan bahwa apabila kondisi ekonomi lebih kuat dari perkiraan dan ekspektasi kebijakan berubah, Indeks Dolar AS (DXY) berpotensi menguat sekitar 3%–5% dari level saat ini.

Data ekonomi Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir memberikan sinyal yang beragam. Pertumbuhan lapangan kerja masih relatif solid, meskipun konsensus pasar memperkirakan penambahan sekitar 110.000 pekerjaan pada Juni. Awal pekan ini, ADP melaporkan pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta yang lebih rendah dari ekspektasi pasar, sementara tingkat pengangguran tetap berada di sekitar 4,3%, yang terus menjadi salah satu indikator penting bagi Federal Reserve.

Proyeksi ekonomi terbaru Federal Reserve juga menunjukkan adanya perbedaan pandangan di antara para pembuat kebijakan mengenai arah suku bunga, sehingga menegaskan pentingnya data ekonomi mendatang dalam menentukan kebijakan moneter.

MUFG menyatakan bahwa penguatan lanjutan dolar AS dapat bergantung pada hasil laporan ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan serta tanda-tanda berlanjutnya ketahanan pasar tenaga kerja. Sebaliknya, apabila data ekonomi melemah, skenario dasar bank tersebut tetap memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga dan momentum penguatan dolar AS akan mulai mereda.

Sumber: MUFG (Lee Hardman), Federal Reserve, ADP, TradingEconomics. Artikel ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi.