Penurunan Permintaan Minyak China Memunculkan Pertanyaan Mengenai Tren Impor Jangka Panjang

Penurunan Permintaan Minyak China Memunculkan Pertanyaan Mengenai Tren Impor Jangka Panjang

Impor minyak mentah China telah turun dari rata-rata sekitar 11,5 juta barel per hari (bpd) dalam lima tahun terakhir menjadi sekitar 8 juta bpd sejak April, atau sekitar 40% dari tingkat sebelum konflik pada Juni.

Menurut analis pasar, penurunan tersebut terjadi bersamaan dengan gangguan pasokan di Timur Tengah sehingga membantu mengurangi sebagian tekanan kenaikan harga minyak global.

Prospek permintaan masih belum pasti

Michal Meidan, Kepala Riset Energi China di Oxford Institute for Energy Studies, mengatakan masih terdapat tingkat ketidakpastian yang tinggi mengenai perubahan permintaan minyak China.

Sejumlah analis memperkirakan permintaan minyak China dapat tetap berada sekitar 1–2 juta bpd di bawah tingkat sebelum konflik dalam jangka panjang, meskipun prospeknya masih belum pasti.

Faktor struktural yang memengaruhi permintaan

  1. Elektrifikasi sektor transportasi terus meningkat.
  2. Pelemahan sektor properti dan aktivitas industri masih membebani konsumsi diesel.
  3. Potensi pengisian kembali cadangan strategis akan bergantung pada kondisi pasar.

Fokus pasar

Pelaku pasar terus mencermati kebijakan kuota ekspor bahan bakar China karena perubahan kebijakan tersebut dapat memengaruhi aktivitas kilang dan permintaan impor minyak mentah dalam beberapa bulan mendatang.