Perak Masih Berada di Bawah Tekanan Teknikal Meski RSI Memasuki Area Oversold

Perak Masih Berada di Bawah Tekanan Teknikal Meski RSI Memasuki Area Oversold

Perak (XAG/USD) diperdagangkan di US$55,78 pada grafik 4 jam, turun sekitar 21% sejak awal tahun dan lebih dari 50% di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada Januari. Relative Strength Index (RSI) turun ke 27,12, yang menunjukkan kondisi oversold, namun tren teknikal secara keseluruhan masih terlihat lemah.

Indikator teknikal masih menunjukkan tekanan turun

Harga perak diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan utama, yaitu MA20 (US$57,62), MA50 (US$58,86), dan MA200 (US$64,45).

Indikator SuperTrend masih berada dalam kondisi bearish di US$58,28, sementara Ichimoku Cloud tetap menjadi area resistance.

Penurunan harga terbaru juga disertai volume perdagangan yang lebih rendah dan belum menunjukkan adanya divergensi bullish yang jelas.

Level teknikal referensi

  1. Support: sekitar US$55,00
  2. Resistance: US$57,50–US$58,30, tempat beberapa indikator teknikal bertemu.

Skenario teknikal

Pergerakan di bawah US$55,00 dapat memperkuat tren penurunan yang sedang berlangsung.

Sebaliknya, penutupan grafik 4 jam secara berkelanjutan di atas US$58,30 dapat melemahkan struktur teknikal bearish saat ini.

Latar belakang pasar

Rasio emas terhadap perak masih berada di sekitar 69:1, sementara ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi terus memengaruhi pasar logam mulia. Faktor-faktor tersebut sejalan dengan kondisi teknikal perak yang masih lemah.

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan data pasar yang tersedia untuk publik dan indikator teknikal, dengan dukungan AI serta telah ditinjau editor. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi.