Ringkasan Komoditas Global – 1 Juli – Produksi minyak AS capai rekor 13,93 juta barel/hari; emas bertahan di bawah $4.000

Ringkasan Komoditas Global – 1 Juli – Produksi minyak AS capai rekor 13,93 juta barel/hari; emas bertahan di bawah $4.000

📌 Sorotan Pasar Hari Ini


Produksi minyak AS mencapai rekor 13,93 juta barel per hari pada bulan April, menambah tekanan pasokan. Goldman memperkirakan surplus lebih dari 300.000 barel per hari karena pasokan melampaui permintaan. Emas tetap di bawah $4.000, tertekan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga Fed dan dolar kuat. WTI diperdagangkan di dekat $69,50, dengan pembicaraan AS-Iran di Doha membebani harga.


🔴 Negatif untuk minyak karena pasokan melonjak dan kekhawatiran permintaan masih ada.


🔴 Negatif untuk emas karena ekspektasi kenaikan Fed dan kekuatan dolar terus berlanjut.


🔥 Perkembangan Pasar


Energi


- Kepala ekonom ECB Lane: Futures minyak menunjukkan harga akan tetap tinggi selama bertahun-tahun, meningkatkan biaya ekonomi → Peringatan. Biaya energi yang lebih tinggi akan bertahan.


- EIA: Produksi minyak AS April mencapai rekor 13,93 juta barel/hari → Pasokan melonjak. Sinyal negatif untuk harga minyak.


- Proyek hidrogen hijau terbesar Australia disetujui untuk dilanjutkan → Langkah transisi energi jangka panjang. Bukan pendorong pasar segera.


- Goldman: Penambahan pasokan tidak akan mengimbangi banjir pasokan; surplus minyak bisa melebihi 300.000 barel/hari → Pandangan negatif. Pasokan melampaui permintaan.


- Shell prospek LNG: Jika lalu lintas Selat normal musim panas ini, perdagangan LNG 2026 bisa serupa tahun lalu, dengan pertumbuhan diharapkan kembali pada 2027 → Prospek netral hingga negatif. Tidak ada kejutan pasokan segera.


- Citi: Memperkirakan TTF di €36,5/MWh ($12,4/MMBtu), JKM LNG di $13,5/MMBtu, dan Henry Hub di $3,2/MMBtu pada H2 2026. Memperkirakan TTF di €27/MWh ($9,2/MMBtu), JKM di $9,5/MMBtu, dan Henry Hub di $2,8/MMBtu pada 2027. → Prospek negatif jelas untuk harga gas. Tren menurun.


Logam Mulia & Pertambangan


- South32 akan menjual sebagian besar aset aluminium ke Alcoa dalam kesepakatan senilai hingga $5,6 miliar → Konsolidasi industri besar. Dapat membentuk kembali pasar aluminium.


- CICC: Emas mungkin telah memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga secara berlebihan → Pandangan bahwa yang terburuk mungkin telah diperhitungkan. Tetapi tidak ada katalis segera untuk rebound.


- Kekuatan dolar membebani komoditas; aluminium menyentuh level terendah sejak Februari → Logam industri tertekan. Dolar kuat adalah pendorong utama.


Geopolitik


- Kementerian Kelautan Korea: Kapal "Namu" HMM diharapkan melintasi Selat Hormuz pada pertengahan Juli → Tanda lain bahwa lalu lintas normal.



💡 Analisis Teknis


Sumber: Investing.com – Harga per 1 Juli 2026


Emas – $4.000


Emas diperdagangkan di bawah $4.000, tertekan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga Fed dan kekuatan dolar. Logam ini telah turun selama tiga sesi berturut-turut dan diperdagangkan di dekat level terendah sejak November 2025. Pada grafik 4 jam, harga tetap di bawah SMA 100 periode di $4.161,80, menjaga bias jangka pendek bearish. MACD negatif dan RSI menuju 40, menunjukkan risiko penurunan lebih lanjut. Resistensi di $4.161,80. Support di $3.985,60. Penembusan di bawah level itu akan membuka pintu untuk kerugian lebih lanjut.


Minyak Mentah WTI – $69,50


WTI diperdagangkan di dekat $69,50, lesu untuk hari kedua berturut-turut karena pembicaraan AS-Iran di Doha meredakan kekhawatiran pasokan. Bias negatif tetap utuh dengan produksi AS di rekor tertinggi dan Goldman memperingatkan surplus. Support di dekat $69,00. Resistensi di $71,00.


🔮 Yang Perlu Dicermati Minggu Ini


- 🇺🇸 Pembicaraan AS-Iran di Doha – kemajuan?

- 🇺🇸 Data pekerjaan AS (Jumat) – implikasi kebijakan Fed

- 🛢️ Produksi minyak AS – rekor baru?

- 🇪🇺 CPI kawasan euro – ekspektasi suku bunga ECB

- 🥇 Emas – akankah $4.000 bertahan?