USD/CAD Bergerak di Sekitar 1,4200 karena Harga Minyak Mendukung Dolar Kanada sementara Ekspektasi Kebijakan The Fed Membatasi Pelemahan

USD/CAD Bergerak di Sekitar 1,4200 karena Harga Minyak Mendukung Dolar Kanada sementara Ekspektasi Kebijakan The Fed Membatasi Pelemahan

Pasangan USD/CAD melemah untuk sesi kedua berturut-turut pada perdagangan Jumat dan diperdagangkan di sekitar 1,4200 selama sesi Asia. Dolar Kanada memperoleh dukungan dari kenaikan harga minyak mentah, sementara ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama terus menopang dolar AS. Kombinasi kedua faktor tersebut membuat pergerakan pasangan mata uang ini tetap berada dalam kisaran yang relatif terbatas.

Kenaikan Harga Minyak Memberikan Dukungan bagi Dolar Kanada

Sebagai salah satu produsen minyak mentah terbesar di dunia sekaligus pemasok minyak asing terbesar ke Amerika Serikat, perekonomian Kanada memiliki hubungan yang erat dengan pergerakan harga energi. Kenaikan harga minyak umumnya meningkatkan pendapatan ekspor Kanada sehingga memberikan dukungan terhadap nilai tukar dolar Kanada.

Laporan terbaru mengenai insiden keamanan yang melibatkan kapal komersial di sekitar Selat Hormuz kembali memicu kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan energi global, sehingga mendorong harga minyak menguat. Meskipun harga minyak sempat terkoreksi dari level tertingginya pada sesi sebelumnya, nilainya masih bertahan di atas level terendah baru-baru ini, sehingga tetap mendukung mata uang berbasis komoditas seperti dolar Kanada.

Ekspektasi Kebijakan The Fed Tetap Mendukung Dolar AS

Di sisi lain, pelemahan USD/CAD masih terbatas setelah data inflasi Amerika Serikat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Headline Personal Consumption Expenditures (PCE) meningkat menjadi 4,1% secara tahunan (YoY) pada Mei, sementara Core PCE, indikator inflasi pilihan The Fed, naik menjadi 3,4%, level tertinggi sejak Oktober 2023.

Data tersebut memperkuat pandangan pasar bahwa kebijakan moneter Amerika Serikat kemungkinan tetap ketat, sehingga terus memberikan dukungan terhadap dolar AS dan mengimbangi dampak positif kenaikan harga minyak terhadap dolar Kanada.

Investor Menimbang Dua Faktor Utama Pasar

Pelaku pasar terus mengevaluasi keseimbangan antara pergerakan harga energi dan prospek kebijakan moneter Amerika Serikat. Jika harga minyak kembali menguat, dolar Kanada berpotensi memperoleh dukungan tambahan. Sebaliknya, apabila ketegangan geopolitik mereda atau harga minyak kembali melemah, perhatian pasar kemungkinan akan beralih kembali pada prospek suku bunga Federal Reserve.

Selain itu, data ekonomi Amerika Serikat yang akan datang serta pernyataan para pejabat Federal Reserve diperkirakan turut memengaruhi sentimen jangka pendek di pasar valuta asing.

Level yang Perlu Diperhatikan

Area 1,4150–1,4170 menjadi level support terdekat bagi USD/CAD. Penembusan di bawah area tersebut dapat membuka peluang pelemahan menuju 1,4100.

Sementara itu, area 1,4250–1,4300 tetap menjadi zona resistensi utama yang sebelumnya beberapa kali membatasi penguatan pasangan mata uang ini.

Indikator teknikal menunjukkan bahwa USD/CAD masih bergerak dalam fase konsolidasi seiring investor terus mengevaluasi perkembangan pasar energi dan prospek kebijakan moneter Amerika Serikat.

Fokus Pasar

Pelaku pasar akan terus mencermati perkembangan harga energi global, data inflasi Amerika Serikat, komunikasi dari Federal Reserve, serta situasi geopolitik untuk memperoleh petunjuk baru mengenai arah pergerakan USD/CAD.

Peringatan Risiko

Peringatan Risiko: Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi, nasihat keuangan, maupun rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Pasar valuta asing memiliki tingkat volatilitas yang tinggi dan dapat dipengaruhi oleh data ekonomi, kebijakan bank sentral, perkembangan geopolitik, pergerakan harga komoditas, serta perubahan sentimen pasar. Investor disarankan untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan kondisi keuangan serta profil risikonya sebelum mengambil keputusan investasi.