📌 Sorotan Pasar Hari Ini
Minyak mentah WTI telah turun kembali ke sekitar $69, kembali ke level sebelum konflik Timur Tengah meningkat. Momentum bearish didorong oleh percepatan aliran minyak melalui Selat Hormuz seiring meredanya ketegangan AS-Iran. Stok minyak mentah AS turun untuk minggu ke-9 berturut-turut ke level terendah sejak Oktober 1984, tetapi harga terus turun—tanda bahwa kekhawatiran pasokan memudar dengan cepat. Emas diperdagangkan di sekitar level psikologis $4.000, dengan RSI di 28 menunjukkan kondisi jenuh jual tetapi belum ada rebound yang kuat.
🔴 Negatif untuk minyak karena aliran Selat normal.
🟡 Emas netral tetapi rentan di bawah $4.100.
🔥 Perkembangan Pasar
Energi
- Morgan Stanley: Memperkirakan harga gas TTF Q3 2026 di €50/MWh, Q4 di €60/MWh → Prospek moderat. Tidak ada kejutan pasokan besar yang diperkirakan.
- JPMorgan: Melihat Brent rata-rata $86/barel di Q3 2026, $80 di Q4, $78 di akhir 2026, dan $64 rata-rata di 2027 → Pandangan jangka panjang bearish. Harga diperkirakan akan cenderung turun.
- Sumber: Rusia mencari 50.000 ton bensin dari Kazakhstan untuk mengurangi kekurangan bahan bakar domestik → Tanda bahwa penyulingan Rusia tertekan. Pasar diesel dan bensin mengawasi.
- Stok minyak mentah AS turun untuk minggu ke-9 berturut-turut ke level terendah sejak Oktober 1984. SPR mencapai terendah sejak Juni 1983. → Sinyal positif untuk minyak, tetapi harga tetap turun karena kekhawatiran pasokan memudar.
- Kelompok riset mobil Kanada: Konsumsi bensin Q1 mencapai rekor tertinggi → Permintaan kuat di Amerika Utara. Sinyal bullish moderat.
- Menteri Energi AS Wright: SPR dapat mencapai 500 juta barel melalui metode pengisian ulang inovatif → Tujuan jangka panjang. Bukan pendorong harga segera.
- Permintaan pusat data akan menggandakan kebutuhan listrik Australia pada 2050 → Pergeseran permintaan struktural. Harga listrik mungkin naik.
- Kapal LNG ADNOC muncul kembali di Teluk Persia; transparansi pelayaran secara bertahap pulih → Lebih banyak pasokan LNG akan datang. Negatif untuk gas.
- Pemerintah Saudi: Ekspor barang April naik 9,3% tahunan; ekspor minyak naik 11,7% → Harga minyak yang lebih tinggi meningkatkan pendapatan Saudi.
Logam Mulia & Pertambangan
- Kementerian Pertambangan Indonesia: Belum ada keputusan tentang kuota produksi bijih nikel 2026. Pemerintah perlu memastikan produksi bijih sesuai dengan permintaan hilir. → Sikap tunggu dan lihat. Prospek pasokan nikel masih belum pasti.
Pertanian
- Media negara Vietnam: Ekspor beras semester I diperkirakan naik 5,7% tahunan menjadi 5 juta ton → Permintaan ekspor kuat. Pasokan beras global tetap ketat.
Geopolitik
- Lima kapal Korea Selatan telah melintasi Selat Hormuz → Lalu lintas normal. Lebih banyak kapal bergerak.
- Pengawal Revolusi Iran memperingatkan: Lintasan Selat yang tidak terkoordinasi adalah "tidak dapat diterima dan berbahaya" → Peringatan. Selat terbuka tetapi tidak tanpa risiko.
Lainnya
- Jepang: Gempa 6,9 magnitudo di lepas pantai Iwate. Tidak ada kelainan fasilitas nuklir, tidak ada korban. → Tidak berdampak pasar.
- Venezuela: Gempa 7,5 magnitudo. → Tidak ada dampak pasar yang dilaporkan.
💡 Analisis Teknis
Sumber: Investing.com – Harga per 04:08 AM tanggal 25 Juni 2026 (GMT-4:00)
Minyak Mentah WTI – $69,83
WTI melanjutkan penurunan ke sekitar $69, kembali ke level pra-perang Timur Tengah. Momentum bearish didorong oleh percepatan aliran minyak melalui Selat Hormuz. Pada grafik harian, harga diperdagangkan di bawah SMA 50 hari dan 100 hari, menjaga bias yang lebih luas bearish. RSI di 40,9 netral tetapi cenderung turun. MACD tetap negatif. Penembusan di bawah $70 dapat membuka pintu untuk penurunan lebih lanjut. Support di dekat $68,90. Resistensi di $70,18 (R1).
Emas – $4.000
Emas diperdagangkan di sekitar level psikologis $4.000 setelah memantul dari level terendah November 2025. Penarikan dolar yang moderat memberikan dukungan. Secara teknis, harga tetap berada di bawah SMA 100 periode pada grafik 4 jam ($4.258), menjaga bias jangka pendek bearish. RSI di 28 berada di wilayah jenuh jual, menunjukkan laju penurunan bisa melambat. Namun, MACD tetap negatif. Setiap pemulihan di atas $4.000 dapat menghadapi tekanan jual di dekat $4.065-$4.070, dengan resistensi di $4.100. Pemulihan berkelanjutan di atas SMA 100 periode diperlukan untuk mengurangi tekanan turun.
🔮 Yang Perlu Dicermati Minggu Ini
- 🇺🇸 Data inflasi PCE AS – kunci untuk ekspektasi Fed
- 🛢️ Pertemuan OPEC+ – perubahan kebijakan produksi?
- 🇮🇷 Lalu lintas Selat Hormuz – lebih banyak kapal melintas?
- 🇨🇳 Data manufaktur China – sinyal permintaan
- 🇯🇵 Dampak gempa Jepang – dampak rantai pasokan?
